KOMUNIKASI ORANG TUA - ANAK DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP KETERBUKAAN TERHADAP NILAI KEJUJURAN BERTUTUR KATA : Studi Kasus Di Lingkungan Keluarga Sejahtera Satu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cibeunying Kotamadya Bandung

Rochidin, (2013) KOMUNIKASI ORANG TUA - ANAK DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP KETERBUKAAN TERHADAP NILAI KEJUJURAN BERTUTUR KATA : Studi Kasus Di Lingkungan Keluarga Sejahtera Satu Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cibeunying Kotamadya Bandung. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Title.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Abstract.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Table_Of_Content.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Chapter1.pdf

Download (962kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Chapter3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
T_PU_9697112_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Chapter5.pdf

Download (521kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PU_9697112_Bibliography.pdf

Download (385kB) | Preview
[img] Text
T_PU_9697112_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (333kB)

Abstract

Manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak mengalami perubahanperubahan secara terus menerus dihadapkan dalam rangka mencapai tujuan hidupnya sup aya lebih sejahtera. Berkaitan dengan ini UUSPN No. 2 Tahim 1989 bahwa pendidikan nasional berfuncsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional yaitu mencerdaskan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Diakhir-akhir ini serins muncul kenakalan remaja, tawuran, pelecehan seksual. perkelaliian serta perilaku lainnya yang mengarah pada anarki (kezaltman). Dari semua kejadian-kejadtan im, pasti ada mata rantai yang hilang seperti adanya komunikasi yang kurang haimonis dilingkungan keiuaiga atau rumah tangga, disebabkan kesibukan-kesibukan orang tua. keotoriteran orang tua, serta kurang peduli terhadap anak-anaknya atau kemungkinan dari anak itu sendiri. yang akhirnya anak itu bisa terlantar. Padahal dapat dipahami bahwa pembinaan anak remaja adalah merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, sebagai insan sejak dalam kandungan sampai usia dewasa. Disamping itu pembinaan anak remaja merupakan tanggung jawab bersama baik masyarakat, orang tua maupun pemerintah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif ini. diungkapkan suatu model komunikasi orang tua-anak dalam mengembangkan sikap keterbukaan vane diterapkan melalui komunikasi timbal balik orang tua anak yang harmonis dengan penuh pertimbangan serta niemperhatikan latar belakang mereka niasingmasing yang bertujuan untuk membantu mereka dalam mengembangkan sikap keterbukaan sebagai reformasi pendidikan yang berpijak pada keyakinan bahwa manusia dapat berubah dan lebih baik sertaterpantulnya kepribadian yang utuh (insan kamil), serta menjadi oralis siav ai^mlencai-kan perkataan orang lain (Q.S. Azzumar : 18). Model komunikasi terbuka antara orang tua-anak selalu niemperhatikan tahapan-tahapan perkembangan kehidupan manusia masing-masing. Model kemampuan orang tua secara rasional yang dapat menggambarkan perasaan melalui bentuk kata-kata, melalui bentuk pengalaman-pengalaman dan tingkah laku serta mempelajari karakterisasi. strateginya dan bagaimana cara menumbuhkan komunikasi yang baik sebagai perwujudan integritas pribadinya. Sesuai dengan strategt ini, maka diperlukan juga model komunikasi orang tua anak dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata, yaitu pertama. harus dilihat dari situasi fisik rumah tangga, kedua 1andasan apakah vang digunakan dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata, ketiga strategi komunikasi dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata, dan keempat hasii dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata. Sebagai hasil dalam studi ini adalah sementara berdasarkan hasil penelitian. bahwa secara makro dilingkungan kaluarga sejahtera satu ercapainya manusia yang hidup sederhana vang diiandasfoleh keimanan dan ketaqwaau terhadap Tuhan Yang Maha Esa, "yang meimliki keilmuan dan keteramp.lan serta tanggung jawab dan peduli terhadap linekungan dan dencan komunikasi yang edukatif antara orang tua-anak dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata, terdapat didalamnya komunikasi yang diwarnai oleh nilai-nilai agama, etika, estetika, hukum, sosial dan nilat-mlai tamnya yang mendukung dalam proses peneembangan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata. Kedua. dengan melalui komunikasi yang edukatif, juga akan melahirkan hargamenghargai diantara orang tua-anak, dan mereka sebenarnva telah memfungsikan dinnya dalam komunitasnya secara utuh sehingaa berada pada ikatan tumbuhnya Imtaq dan Iptek. Ketiga, Sebagai pijakan dalam mengembangkan sikap keterbukaan terhadap nilai kejujuran bertutur kata yang dilakukan mereka adalah berpijak pada unsurunsur tujuan yang berlandaskan pada nilai-nilai rujukan (UUSPN, GBHN dan missi lingkungan keluarga), yang pijakannya terhadap penataan iklim' dan situasi yang terpadu dilokasi penelitian. serta realisasi vane kaatah bersumber pada Ai-Qur'an dan Al-Hadits sebagai Iandasan kebijakan (religius anthropologis, ps.kologis sosial dan budaya), vane semuanva sebacai jalinan* harmonis secara vertikal maupun horizontal. Dari nilai-nilai tersebut diatas muiai dioperasionalkan dalam kehidupan sehari-hari dilindcuncan keluarga sejautera satu. Disamping itu. sebagai iandasan lainva adalah diiandasi rasa tanggung jawab, untuk melakukan amanahnya. dan selalu kommit terhadap keyaJcman yang dipeganggnva. Keempat, Menyikapi keberhasilan dan ketiga keluaraa tersebut diatas maka masih ada pula data keiuaiga (S. Sn.l) yang mengalami miss komunikasi vang disebabkan oleh figur orang tua yang otonter. kurans bijak. dan kurans pe'duli terhadap anaknya, dan dapat terjadi pula pada individu anak sendiri"(klien) yang kurang memahami bahasa orang tua. Anak-anak selalu menuruti kehendak naisunya yang tidak terkendali. Disamping itu faktor lingkungan juga berpengaruh besar sehingga anak (Sn2) cepat dan mudah terbavva.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Umum/Nilai S-2
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Umum/Nilai S-2
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 28 Aug 2013 03:01
Last Modified: 28 Aug 2013 03:02
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/1072

Actions (login required)

View Item View Item