HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK WIRASWASTA KOTA CIMAHI

Abdullah, - (2009) HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK WIRASWASTA KOTA CIMAHI. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_ptk_0705206_chapter1.pdf

Download (209kB) | Preview
[img] Text
t_ptk_0705206_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (584kB)
[img]
Preview
Text
t_ptk_0705206_chapter3.pdf

Download (253kB) | Preview
[img] Text
t_ptk_0705206_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (861kB)
[img]
Preview
Text
t_ptk_0705206_chapter5.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_ptk_0705206_bibliography.pdf

Download (148kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian dengan judul, ”Hambatan Dalam Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Teknik Pemesinan Program Keahlian Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri di SMK Wiraswasta Kota Cimahi”, bertujuan untuk mengadakan kajian dan mendeskripsikan tentang hambatan Guru dalam implementasi KTSP secara operasional untuk: (1) mendeskripsikan hambatan pada pembuatan Perangkat Pembelajaran berupa Silabus ,RPP dan Program Tahunan dan Program Semester, (2) mendeskripsikan hambatan yang dihadapi guru dalam implementasi model KTSP dalam pembelajaran, (3) mendeskripsikan hamabatan pada penilaian kompetensi dan (4) mendeskripsikan hambatan tentang kompetenasi dan wawasan guru untuk Implementasi KTSP .Permasalahan melalui penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah hambatan pada pembuatan Perangkat Pembelajaran,(2) Bagaimanakah hambatan guru dalam pembelajaran dengan model KTSP, (3) Bagaimanakan hambatan guru melakukan penilaian kompetensi siswa, (4) Bagaimanakan hambatan tentang kompetensi dan wawasan guru untuk implementasi KTSP.Subyek penelitian terdiri dari 3 responden yang mengajar pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan yaitu Teknik Pemesinan, wakil kepala sekolah, siswa kelas dua dan tiga . Teknik pengumpulan data digunakan observasi ,wawancara dan angket terbatas analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diproleh menunjukkan bahwa hambatan guru dalam mengimplementasikan KTSP adalah, pertama : lemahnya pemahaman konsep KTSP secara utuh. Hal ini dikarenakan oleh kurangnya pelatihan tentang KTSP . Kedua: lemahnya penguasaan dan keterampilan menyusun perangkat KTSP, seperti silabus, RPP dan Program Tahuan dan Semester. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu guru untuk menyusun atau membuat, guru banyak mengajar di sekolah sendiri atau sekolah lain. Ketiga: lemahnya kemapuan atau ketrampilan untuk menerapkan KTSP, hal ini disebkan oleh kurangnya kemampuan dalam metoda mengajar yang bervariasi, kurangnya kemauan belajar sendiri serta faktor paradigma guru masih seperti dulu, sehingga guru masih menggunakan metoda mengajar yang berpusat pada guru. Selainp fakor peralatan yang masih kurang memadai merupakan penghambat bagi guru dalam implementasi KTSP.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TPTK ABD H-2009
Uncontrolled Keywords: HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 01 Jul 2014 05:28
Last Modified: 01 Jul 2014 05:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10008

Actions (login required)

View Item View Item