Repository Menu



SEO Stats powered by MyPagerank.Net

      Hubungi Kami :


 
Repository UPI

Data lengkap koleksi skripsi   Versi Cetak   Ekspor ke Excel   Ekspor ke Word   Ekspor ke XML   Ekspor ke CSV

Kembali ke daftar skripsi 

Penulis
TARIGAN, Mawi Sonata
Judul
KAJIAN TENTANG DESAIN RUANG BELAJAR PADA SEKOLAH DASAR LUAR BIASA TUNANETRA SLB A BANDUNG
No Panggil
STB TAR k-2009
Gelar
Sarjana Pendidikan
Jenjang
S-1
Fakultas
FPTK
Jurusan
Pendidikan Teknik Arsitektur
Pembimbing I
Maman Hilman
Pembimbing II
Sri Handayani
Tanggal Sidang
2009/07/14
Tanggal Terbit
2009/07/14
Abstrak

Individu tunanetra mengalami keterbatasan dalam pengelihatan. Agar dapat berinteraksi dengan lingkungan, tunanetra membutuhkan pelatihan orientasi dan mobilitas. Untuk mewujudkan tujuan tersebut dibutuhkan sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan tunanetra. Salah satu lembaga pendidikan yang melaksanakan pendidikan khusus untuk tunanetra adalah Sekolah Luar Biasa tunanetra (SLB-A) Bandung. Tujuan dari pendidikan di sekolah ini adalah untuk melatih anak tunanetra mengembangkan sikab, pengetahuan, dan keterampilan. Ruang belajar merupakan salah satu sarana yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Individu tunanetra membutuhkan desain yang sesuai dengan keadaannya, yakni desain yang dapat memberi kemudahan, keamanan, kemandirian serta kenyamanan  pengguna untuk melakukan aktivitasnya.

    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kenyataan ruang belajar di SDLB A Bandung, apakah desain ruang belajar sudah sesuai dengan kebutuhan tunanetra dan memenuhi  standar bangunan pendidikan luar biasa yang ditetapkan pemerintah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, dan analisis secara kualitatif. Teknik pengumpul data yang dilakukan studi literatur, ,observasi dan dokumentasi. Elemen yang diidentifikasi yaitu elemen ruang yang meliputi bentuk ruang, besaran ruang, warna, pencahayaan, dan sistem akustik, lantai, dinding, pintu, jendela, plafond dan perabot dan ruang sirkulasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen ruang dan desainnya yang ada di SDLB 80 %  memenuhi standar yang ditetapkan. Namun desain tersebut masih belum cukup untuk memberikan pengaruh yang baik bagi perkembangan orientasi dan mobilitas anak tunanetra karena standar yang digunakan belum sepenuhnya didasari oleh karakteristik dan tuntutan desain untuk tunanetra.

Saran yang direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian ini bahwa dalam merancang ruang belajar khusus untuk anak tunanetra harus mempertimbangkan aspek perilaku, sosial, budaya, estetika dan dimensi secara arsitektur agar kebutuhan akan ruang terakomodasi dengan baik. Selain itu, perencanaan ruang mulai dari bentuk, besaran ruang, warna, pencahayaan dan sistem akustik harus mengikuti standar atau persyaratan arsitektural agar ruang yang tercipta dapat efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang diharapkan. 

Daftar Isi s_e0151_055169_table_of_content.pdf
Bab I s_e0151_055169_chapter1.pdf
Bab II s_e0151_055169_chapter2.pdf
Bab III s_e0151_055169_chapter3.pdf
Bab IV
Bab V s_e0151_055169_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_e0151_055169_bibliography.pdf
URL
repository.upi.edu
URI
http://repository.upi.edu/skripsiview.php?no_skrip
Halaman  First Previous Next Last  dari 15119
Salinan 15030 hingga 15030 dari 15119

 

  Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia ©2011   Develop by El Cukil   Hubungi Kami  || Situs UPI Digital Library UPI   Anda Pengunjung ke: 12095967