Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan minat, aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan konstruktivisme yang berlandaskan teori-teori belajar Piaget, Ausubel dan Bruner. Penelitian ini merupakan relevansi dari penelitian yang telah dilaksanakan oleh para peneliti sebelumnya. Sebagai implementasinya, diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada pembelajaran volume bangun ruang di kelas V SDN Cangkol III Kota Cirebon menggunakan pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini terdiri dari III siklus yang masing-masing terdiri dari 4 tindakan. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi, catatan lapangan, lembar wawancara, tabel penilaian proses, lembar evaluasi (LKS), handycam, tape recorder dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Temuan esensial penelitian ini, yaitu (1) siklus I, minat dan aktivitas siswa masih di bawah 75 %, siswa masih terlihat kaku dan tegang terutama pada saat diberi kesempatan mengungkapkan dugaan, kekeliruan sistematik terjadi pada saat siswa menggambar limas segiempat (kurang rapi) dan pada saat menghitung hasil akhir volume limas segiempat; (2) siklus II, minat dan aktivitas siswa mengalami peningkatan, sudah tidak tampak siswa yang tegang dan kaku, pada saat mengungkapkan dugaan minat siswa mengalami peningkatan, walaupun masih banyak yang keliru, kekeliruan sistematik masih terjadi pada beberapa siswa dalam menggambar limas segitiga dan menghitung volume limas segitiga, hal ini diakibatkan tergesa-gesa dan kurang teliti; (3) siklus III, minat siswa mengalami peningkatan, sudah tidak tampak siswa yang tegang dan kaku serta aktivitas siswa merata (tidak ada siswa yang kurang aktif), tahap pemberian dugaan dilaksanakan dengan baik (semua siswa terlibat aktif dan mengungkapkan dugaan), kekeliruan sistematik hanya terjadi pada beberapa orang siswa akibat kurang teliti, diskusi kelas berlangsung secara komunikatif, yaitu pada saat berdiskusi mengenai selimut kerucut yang ditemukan kelompok IV. Kesimpulan penelitian, dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme , minat dan aktivitas siswa serta hasil belajar siswa meningkat (rata-rata siklus I 69,4, rata-rata siklus II naik menjadi 73,3 dan rata-rata siklus III 80,3). Selanjutnya, sebelum melaksanakan pembelajaran, berilah siswa kesempatan untuk mengemukakan dugaan terhadap materi yang akan dipelajari, karena siswa memiliki pengetahuan awal.