%L repoupi139442 %K Makna, verba, osu, polisemi, linguistik kognitif Meaning, verb, osu, polysemy, cognitive linguistics 意味、動詞、押す、多義語、認知言語学 %D 2025 %I Universitas Pendidikan Indonesia %A - Edi Syofyan %A - Dedi Sutedi %A - Nuria Haristiani %T ANALISI MAKNA VERBA OSU SEBAGAI POLISEMI: Kajian Linguistik Kognitif %O https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=q7tqKKGSxHUC ID SINTA Dosen Pembimbing: Dedi Sutedi: 5993118 Nuria Haristiani: 5994096 %X Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna verba osu dalam bahasa Jepang sebagai contoh polisemi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna dasar dan makna perluasan dari verba osu, serta untuk menjelaskan hubungan antar makna tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana verba polisemi berfungsi dalam bahasa Jepang, terutama dalam konteks linguistik kognitif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan analisis yang mengacu pada data kalimat yang diambil dari berbagai sumber tertulis dalam bahasa Jepang, seperti novel dan teks-teks lain yang relevan. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini termasuk klasifikasi makna, penentuan makna dasar dan makna perluasan serta deskripsi hubungan antar makna dengan pendekatan majas kognitif seperti metafora, metonimi, dan sinekdoke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dasar dari verba osu adalah mendorong, yaitu tindakan atau aksi yang menjauhkan objek (pihak yang menerima tindakan) dari subjek (pihak yang melakukan tindakan atau aksi) dan memberikan kekuatan lebih ke arah objek. Makna perluasan dari verba osu ada 7 makna, yakni: 1) menekan, 2) mengecap/ menstempel/memberi stempel, 3) memastikan/mengonfirmasi, 4) tetap (melakukan) ... meskipun ... / memaksakan diri, 5) menempelkan, 6) menerima, dan 7) dicap. Hubungan makna dasar dan makna perluasan pada verba osu, yang pertama secara metonimi adalah 1) 2) 5) 6), kemudian yang kedua secara metafora yaitu pada 3) 4) 7), sedangkan perluasan secara sinekdoke tidak ditemukan. Hasil penelitian ini bisa memberikan kontribusi penting dalam studi linguistik kognitif dan dapat digunakan sebagai referensi dalam pembelajaran bahasa Jepang. This research aims to analyze the meaning of the verb osu in Japanese as an example of polysemy. The main objective of this study is to identify the basic meanings and the extended meanings of the verb osu, as well as to explain the relationship between these meanings. This research is motivated by the need to gain a deeper understanding of how polysemous verbs function in Japanese, particularly within the context of cognitive linguistics. The study uses a qualitative descriptive method, with an analysis based on sentence data taken from various written sources in Japanese, such as novels and other relevant texts. The steps taken in this research include meaning classification, determination of basic and extended meanings, and a description of the relationships between the meanings using cognitive rhetorical approaches such as metaphor, metonymy, and synecdoche. The findings of the study show that the basic meaning of the verb osu is “to push,” which refers to an action or process that moves an object (the recipient of the action) away from the subject (the doer of the action), adding more force towards the object. The extended meanings of the verb osu consist of seven senses, namely: (1) to press, (2) to stamp/seal/affix a stamp, (3) to confirm/verify, (4) to persist (in doing something) despite ... / to force oneself, (5) to attach, (6) to accept/receive, and (7) to be stamped. The relationship between the basic meaning and the extended meanings of the verb osu is as follows: metonymic extensions include (1), (2), (5), and (6), metaphorical extensions include (3), (4), and (7), while no synecdochic extensions were found. The results of this study can make a significant contribution to cognitive linguistic research and can serve as a reference in Japanese language education. 本研究は、多義語の一例として、日本語の動詞「押す」の意味を分析することを目的としている。本研究の主な目的は、「押す」の基本的な意味と拡張的な意味を特定し、それらの意味間の関係を説明することである。本研究は、日本語における多義語がどのように機能するのか、特に認知言語学の観点から深く理解する必要性に基づいている。本研究では、質的記述的方法を用い、分析は小説やその他の関連テキストなど、さまざまな日本語の書き言葉から得た文データに基づいて行われる。本研究で行ったステップは、意味の分類、基本的な意味と拡張的な意味の特定、および認知的修辞学的アプローチ(メタファー、メトニミー、シネクドケ)を用いた意味間の関係の説明である。本研究の結果、「押す」の基本的な意味は「押すことで、物体(行動を受ける側)を主語(行動をする側)から遠ざけ、物体に力を加えること」と示された。動詞「押す」の拡張的な意味は、以下の7つである:1)menekan押す、2)mengecap/ menstempel/memberi stempel押印する/スタンプする、3)memastikan/mengonfirmasi確認する/確証する、4)tetap (melakukan) ... meskipun ... / memaksakan diri維持する(何かをする)...にもかかわらず... / 自分を押し込む、5)menempelkan貼り付ける、6)menerima受け入れる、7)dicap刻印される。基本的な意味と拡張的な意味との関係は、メトニミーの観点から、1)2)5)6)に、メタファーの観点から、3)4)7)に説明されますが、シネクドケによる拡張は見られなかった。この研究の結果は、認知言語学の研究に重要な貢献をし、日本語学習の参考として活用できるものである。