KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK PENDERITA DISLEKSIA

Rani Rahmawati, - (2010) KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK PENDERITA DISLEKSIA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_c5151_0608925_table_of_content.pdf

Download (263kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_chapter1.pdf

Download (264kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (336kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_chapter3.pdf

Download (304kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (630kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_chapter5.pdf

Download (250kB)
[img] Text
s_c5151_0608925_bibliography.pdf

Download (250kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kesulitan belajar merupakan hal yang perlu ditangani secara serius, tetapi masih banyak orang yang menganggap sepele hal ini. Disleksia merupakan satu dari sekian banyak jenis kesulitan belajar. Kesulitan atau bahkan ketidakmampuan seorang anak disleksia ketika melakukan aktivitas membaca dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kehidupan anak tersebut. Diperlukan adanya perhatian orangtua dan bimbingan khusus dari guru/pengajarnya. Kekhawatiran tersebut merupakan alasan utama untuk melakukan sebuah eksperimen dan pengambilan judul skripsi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk kesulitan membaca yang dialami anak disleksia dan juga menganalisis sejauh mana pengaruh ketidakmampuan membaca terhadap tiga kemampuan berbahasa lainnya, yakni menyimak, berbicara, dan menulis. Metode yang digunakan adalah deskriptif-asosiatif berbentuk studi kasus dengan menggunakan proses analisis dan penghubungan antar variabelnya. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, rangakaian tes, dan studi kepustakaan. Anak disleksia adalah anak yang mengalami gangguan belajar membaca yang secara medis diakibatkan oleh malfungsi jaringan-jaringan saraf pada hemisfer kirinya yang mana merupakan pusat kebahasaan manusia. Masalah yang dominan muncul pada anak disleksia ini adalah adanya ketidakmampuan dalam aktivitas membaca. Adapun masalah lain yang ditemukan adalah adanya keterkaitan/pengaruh dari ketidakmampuan membaca terhadap ketidakmampuannya dalam menulis. Proses analisis ini ditujukan sebagai langkah awal untuk mengetahui keterkaitan empat aspek kemampuan berbahasa pada anak penderita disleksia dan mencoba membuahkan solusi untuk mengatasi permasalahannya. Dari masalah yang utama, yakni ketidakmampuan membaca, akhirnya dapat disimpulkan bahwa ketidakmampuannya dalam membaca ternyata berpengaruh terhadap ketidakmampuannya dalam menulis, tetapi ketidakmampuan membacanya itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap kemampuan berbicara dan menyimaknya, terbukti mereka sangat lancar melafalkan berbagai huruf dan kata secara nalar. Mereka juga dapat menyimak apa yang didengarnya dengan sangat baik dan mampu mentransformasikan visual ke dalam sebuah ungkapan verbal. Penanganan anak disleksia dapat dilakukan dengan metode belajar audio-visual secara berulang dan tentu saja dengan kesabaran yang khusus.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing DENNY ISKANDAR: 5993449 MAHMUD FASYA: 5978112
Uncontrolled Keywords: KEMAMPUAN BERBAHASA, ANAK, PENDERITA DISLEKSIA
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Hikmal Fajar Fardyan
Date Deposited: 25 Aug 2023 08:05
Last Modified: 25 Aug 2023 08:05
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/98651

Actions (login required)

View Item View Item