PENGGUNAAN GAYA BAHASA IKLAN OBAT PADA TELEVISI (KAJIAN DESKRIPTIF TERHADAP TAYANGAN IKLAN OBAT UNTUK DEWASA DAN ANAK-ANAK)

Tri Sujiatmi, - (2009) PENGGUNAAN GAYA BAHASA IKLAN OBAT PADA TELEVISI (KAJIAN DESKRIPTIF TERHADAP TAYANGAN IKLAN OBAT UNTUK DEWASA DAN ANAK-ANAK). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_c0151_056077_table_of_content.pdf

Download (258kB)
[img] Text
s_c0151_056077_chapter1.pdf

Download (263kB)
[img] Text
s_c0151_056077_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (299kB)
[img] Text
s_c0151_056077_chapter3.pdf

Download (247kB)
[img] Text
s_c0151_056077_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (364kB)
[img] Text
s_c0151_056077_chapter5.pdf

Download (252kB)
[img] Text
s_c0151_056077_bibliorgaphy.pdf

Download (247kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi ini berjudul Penggunaan Gaya Bahasa Iklan Obat Pada Televisi (Kajian Deskriptif terhadap Tayangan Iklan Obat untuk Dewasa dan Anak-Anak), penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa gaya bahasa yang dipakai dalam dunia periklanan sangat khas dan memiliki efek-efek yang dapat mempengaruhi khalayak. Dalam penelitian ini, data diperoleh dari tayangan iklan pada televisi yang tayang pada bulan Januari sampai April 2009. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) pemakaian jenis gaya bahasa apa saja yang terdapat dalam teks iklan obat dewasa dan anak-anak berdasarkan struktur kalimat dan langsung tidaknya makna; 2) gaya bahasa apa yang paling dominan digunakan dalam iklan obat dewasa dan anak-anak. 3) perbedaan gaya bahasa apa yang muncul antara iklan obat dewasa dan anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu gaya bahasa yang digunakan dalam iklan obat dewasa berdasarkan struktur kalimat adalah gaya bahasa klimaks sebanyak 60%, repetisi sebanyak 30%, dan antiklimaks sebanyak 10%. Berdasarkan struktur kalimatnya, iklan obat anak-anak menggunakan gaya bahasa repetisi sebanyak 62,5%, pararelisme, klimaks, dan antiklimaks masing-masing 12,5%. Berdasarkan langsung tidaknya makna, iklan obat dewasa menggunakan gaya bahasa retoris aliterasi sebanyak 33,3%, retoris elipsis, retoris hiperbola, dan retoris asindenton masing-masing sebanyak 22,2%. Pada iklan obat anak-anak, gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa retoris polisidenton sebanyak 50%, retoris anastrof dan asonansi masing-masing sebanyak 25%. Perbedaan penggunaan gaya bahasa antara iklan obat dewasa dan anak-anak adalah bila pada iklan obat anak-anak terdapat penggunaan gaya bahasa pararelisme, sedangkan pada iklan obat dewasa tidak ada.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing NUNUNG SITARESMI: 5993254 LILIS SITI SULISTYANINGSIH: 5994321
Uncontrolled Keywords: GAYA BAHASA, IKLAN OBAT, TELEVISI, Tayangan Iklan Obat, Dewasa, Anak-Anak
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Hikmal Fajar Fardyan
Date Deposited: 21 Aug 2023 09:05
Last Modified: 21 Aug 2023 09:05
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/98195

Actions (login required)

View Item View Item