PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARA- AN TERHADAP PERILAKU DEMOKRATIS SISWA :Studi Perbandingan di Sekolah Menengah Kejuruan Rumpun Teknik dan Rumpun Non Teknik di Kabupaten Bandung

Suwardi, Rasdjo Dedi (2009) PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARA- AN TERHADAP PERILAKU DEMOKRATIS SISWA :Studi Perbandingan di Sekolah Menengah Kejuruan Rumpun Teknik dan Rumpun Non Teknik di Kabupaten Bandung. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pkn_0706689_table_of_contents.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkn_0706689_chapter1.pdf

Download (316kB) | Preview
[img] Text
t_pkn_0706689_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (563kB)
[img]
Preview
Text
t_pkn_0706689_chapter3.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text
t_pkn_0706689_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (574kB)
[img]
Preview
Text
t_pkn_0706689_chapter5.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkn_0706689_bibliography.pdf

Download (258kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

norma, sistem sosial, maupun sebagai wawasan, sikap, perilaku individual yang secara kontekstual diwujudkan, dipelihara dan dikembangkan. Proses pembelajaran yang demokratis sekarang ini menjadi tuntutan dalam peningkatan kualitas demokrasi yang menjadi bagian dari tujuan pendidikan nasional menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 Pasal 3. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas, ide, dan partisipasi (komitmen guru) untuk mengembangkan akses jaringan kerja yang lebih luas terhadap pengembangan berpikir kritis siswa. Pembelajaran demokrasi menuntut upaya sistematis dan sistemik untuk mengembangkan pola perilaku demokratis sebagai warga negara, dalam menciptakan tatanan iklim yang demokratis, upaya ini amat strategis yang pada gilirannya kelak secara bersama-sama dapat memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya masyarakat madani Indonesia yang demokratis. Proses demokrasi pada muaranya akan muncul siswa sebagai “warga negara muda”(young citizen) yang berperilaku demokratis. Penelitian ini memfokuskan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap perilaku demokratis siswa (Studi Perbandingan di Sekolah Menengah Kejuruan Rumpun Teknik dan Rumpun Non Teknik di Kabupaten Bandung). Penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dengan instrumen angket dan didukung dengan teknik studi literatur dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan rumpun teknik dan rumpun non teknik di Kabupaten Bandung dengan sampel 240 orang. Berdasarkan analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa 1) Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan rumpun teknik dan rumpun non teknik menunjukkan hasil yang baik; 2) Perilaku Demokratis Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan rumpun teknik dan non teknik menunjukkan hasil yang baik; 3) rata-rata perilaku demokratis siswa antara Sekolah Menengah Kejuruan rumpun teknik dan non teknik adalah berbeda secara nyata. Terdapat pengaruh yang signifikan antara siswa Sekolah Menengah Kejuruan rumpun teknik dan rumpun non teknik terhadap perilaku demokratis siswa. Democracy is viewed as a mind mapping in doing public matter arrangement based on from, by and for public principle is well accepted as an idea, norm, social system, or as knowledge, attitude, individual behavior, which is contectually realized, took care and improved. Nowaday, democratic study process becomes a procecution on increasing the quality of democracy as part of education purpose according to Law of National Education System No.20 Chapter 3 2003. Therefore, it needs creativity, idea, and participation (teacher commitment) to improve the access of wider labour link to the improvement of student thinking. Study democracy requires the effort to becomes systematic and systemic to improve the design of democratic attitude as a citizen to create democratic climate, this effort is very strategic which is in its turn will be able to facilitate Indonesians become a democratic society. Democratic process, basically will produce the students as young citizen with their democratic attitude. This research focuses on the way to know how far the influence of Civic Education Lesson to student democratic behavior (Study comparrison in Vocation High School, Technique and Non-Technique Field in Bandung Regent’s house). This research has the character of analytical descriptive. The technique of data collection used questionare technique or poll instrument and it’s supported by study literature technique and study documentary. Population on this research is student of Vocation High school, technique and non-technique field In Bandung Regent’s house with 240 samples. Based on data analisis, it’s obtained the conclusion that 1) Civic Education Lesson for students in Vocation High school, Technique and Non-technique Field showed a good result; 2) Student Democratic Behavior in Vocation High School, technique and non-technique field showed a good result; 3) the average of student democratic behavior between Vocation High School, technique and non-technique field showed the real differences. There are significant influence among students in Vocation High school, technique and non-technique field to democratic behavior of students.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PKN SUW p-2009
Uncontrolled Keywords: PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARA- AN TERHADAP PERILAKU DEMOKRATIS SISWA
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Kewarganegaraan S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 01 Jul 2014 02:50
Last Modified: 01 Jul 2014 02:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9818

Actions (login required)

View Item View Item