PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN PEMAHAMAN KONSEP PEMANTULAN CAHAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KELAS VIII

Khasanah, Uswatun (2012) PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN PEMAHAMAN KONSEP PEMANTULAN CAHAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KELAS VIII. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_fis_0809658_table_of_content.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_fis_0809658_chapter1.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text
s_fis_0809658_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
s_fis_0809658_chapter3.pdf

Download (747kB) | Preview
[img] Text
s_fis_0809658_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (627kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
s_fis_0809658_chapter5.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_fis_0809658_bibliography.pdf

Download (349kB) | Preview
Official URL: http://perpustakaan.upi.edu.

Abstract

Di tingkat SMP, terdapat materi fisika yang bersifat abstrak, sehingga memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti kemampuan berpikir logis. Pemantulan cahaya merupakan salah satu konsep fisika yang bersifat abstrak. Berdasarkan hasil analisis soal-soal fisika ditemukan bahwa soal tersebut kurang mendukung kemampuan berpikir logis dan jumlahnya sedikit untuk soal pemahaman konsep. Ada beberapa cara untuk mengukur pemahaman konsep yaitu wawancara, tes uraian atau pilihan ganda. Pengukuran pemahaman konsep dengan wawancara membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dan tidak semua subyek dapat diwawancarai. Pada tes uraian juga tidak semua konsep dapat diujikan dan kesulitan menganalisisnya. Selain itu, pilihan ganda biasa tidak dapat membedakan antara siswa yang tidak paham konsep dan miskonsepsi. Oleh karena itu, peneliti menyusun pilihan ganda menjadi tiga tingkat atau three-tier test. Tujuan penelitian ini menjelaskan profil kemampuan berpikir logis dan pemahaman konsep pemantulan cahaya. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat dengan 37 subyek penelitian. Instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir logis yaitu Test Of Logical Thinking (TOLT) dan untuk mengukur pemahaman konsep pemantulan cahaya dengan three-tier test . Peneliti menggunakan TOLT standar dan TOLT modifikasi. Berdasarkan hasil skor TOLT standar diperoleh bahwa siswa SMP yang berusia sekitar 12-15 tahun yaitu hanya 14% siswa yang berada pada tahap operasional formal. Hal ini karena kemampuan penalaran proporsional, korelasinal, probabilistik, dan pengontrolan variabel rendah. Sedangkan hasil skor TOLT modifikasi diperoleh bahwa siswa SMP 89% berada pada tahap operasional formal. Hal ini karena TOLT modifikasi berkaitan dengan materi pemantulan cahaya, dimana siswa sudah mendapatkan materi pemantulan cahaya. Hasil skor rata-rata three-tier test diperoleh yaitu 34 (sedang), artinya tingkat pemahaman konsep pemantulan cahaya sedang.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: Nomor Panggil: SFIS KHA p-2013
Uncontrolled Keywords: pendidikan, pembelajaran fisika, psikologi, kemapuan berfikir logis, pemantulan cahaya
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 01 Jul 2014 23:09
Last Modified: 01 Jul 2014 23:09
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9785

Actions (login required)

View Item View Item