ANALISIS SPASIAL TEMPORAL PERSEBARAN HOTSPOT COVID-19 DI KOTA SUKABUMI TAHUN 2020-2021

Mohamad Ikhsan Ramadhan, - (2023) ANALISIS SPASIAL TEMPORAL PERSEBARAN HOTSPOT COVID-19 DI KOTA SUKABUMI TAHUN 2020-2021. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SIG_1804913_Title.pdf

Download (831kB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Chapter1.pdf

Download (620kB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (884kB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Chapter3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Chapter5.pdf

Download (315kB)
[img] Text
S_SIG_1804913_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (912kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menjadi darurat medis pada era modern di seluruh dunia. Penyebaran virus ini bermula dari China lalu menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia hingga mengakibatkan lumpuhnya aktivitas masyarakat di dunia karena pandemi Covid-19. Virus Covid-19 masuk pertama kali ke Kota Sukabumi pada bulan April tahun 2020. Bermula hanya 41 kasus pada bulan April, lalu semakin bertambah pada bulan-bulan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Sukabumi dengan pendekatan spasial temporal menggunakan spatial autocorrelation, mencari lokasi titik hotspot dan coldspot menggunakan hotspot analisys, dan hubungan jumlah kasus Covid-19 dengan kepadatan penduduk menggunakan uji regresi linier sederhana. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu monitoring pola persebaran kasus Covid-19 di Kota Sukabumi. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data jumlah kasus Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, data kepadatan penduduk dan data batas administrasi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Hasil penelitian menunjukkan 5 wilayah Kelurahan di Kota Sukabumi menjadi Hotspot Covid-19, delapan Kelurahan menjadi daerah Coldspot Covid-19 dan 20 Kelurahan lainnya dikategorikan menjadi area netral. Analisis Spasial Temporal membentuk pola persebaran yang selalu berubah seiring dengan naik-turunnya kasus Covid-19 di Kota Sukabumi. Pola sebaran yang terbentuk di Kota Sukabumi dengan nilai z-score (-1.65 – 1.65) menunjukkan pola sebaran cenderung acak pada periode tahun 2020 hingga 2021. Hubungan jumlah kasus Covid-19 dengan kepadatan penduduk mempengaruhi sebesar 20% pada jumlah kasus Covid-19 di Kota Sukabumi. 80% lainnya dapat disebabkan oleh faktor lainnya seperti tempat mobilitas penduduk, faktor lingkungan dan lain sebagainya. The Covid-19 pandemic has become a medical emergency in the modern era around the world. The spread of this virus began in China and then spread throughout the world, including Indonesia, resulting in the paralysis of community activities in the world due to the Covid-19 pandemic. The Covid-19 virus first entered Sukabumi City in April 2020. It started with only 41 cases in April, then increased in the following months. This study aims to analyze the distribution of Covid-19 cases in Sukabumi City using spatial temporal approach using spatial autocorrelation, finding the location of hotspots and coldspots using hotspot analysis, and the relationship between the number of Covid-19 cases and population density using simple linear regression test. The data used in this study are data on the number of Covid-19 cases from the Sukabumi City Health Office, population density data and administrative boundary data from the Population and Civil Registry Office. The results showed that five urban villages in Sukabumi City became Covid-19 Hotspots, eight urban villages became Covid-19 Coldspot areas and 20 other urban villages were categorized as neutral areas. Temporal Spatial Analysis formed a distribution pattern that always changes along with the ups and downs of Covid-19 cases in Sukabumi City. The distribution pattern formed in Sukabumi City with a z-score value (-1.65 - 1.65) shows that the distribution pattern tends to be random in the period 2020 to 2021. The relationship between the number of Covid-19 cases and population density affects 20% of the number of Covid-19 cases in Sukabumi City. The other 80% can be caused by other factors such as population mobility places, environmental factors and so on.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: https://scholar.google.com/citations?view_op=new_profile&hl=id&authuser=1 SINTA ID LILI SOMANTRI : 5995390 SINTA ID SHAFIRA HIMAYAH : 6114986
Uncontrolled Keywords: Covid-19, Analisis Hotspot, Autokorelasi Spasial Global Covid-19, Hotspot Analysis, Global Spatial Autocorrelation
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sains Informasi Geografi
Depositing User: Mohamad Ikhsan Ramadhan
Date Deposited: 16 Aug 2023 07:19
Last Modified: 16 Aug 2023 07:19
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/97092

Actions (login required)

View Item View Item