KONTRIBUSI INPLEMENTASI ORGANISASI PEMBELAJAR (learning organization) DAN PROGRAM BERMUTU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU :Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Negeri Se- Kecamatan Sumedang Utara

Logayah, Kakah (2011) KONTRIBUSI INPLEMENTASI ORGANISASI PEMBELAJAR (learning organization) DAN PROGRAM BERMUTU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU :Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Negeri Se- Kecamatan Sumedang Utara. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_adp_0908194_table_of_contents.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_adp_0908194_chapter1.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text
t_adp_0908194_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (413kB)
[img]
Preview
Text
t_adp_0908194_chapter3.pdf

Download (329kB) | Preview
[img] Text
t_adp_0908194_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (810kB)
[img]
Preview
Text
t_adp_0908194_chapter5.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_adp_0908194_bibliography.pdf

Download (251kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Organisasi pembelajar (learning organization) dan program BERMUTU seharusnya membawa angin segar bagi efektifitas kegiatan peningkatan kinerja guru, namun pada kenyataannya kegiatan ini belum berjalan seperti yang diharapkan. Inilah yang menjadi latar belakang penelitian yang berjudul: KONTRIBUSI IMPLEMENTASI ORGANISASI PEMBELAJAR (learning organization) DAN PROGRAM BERMUTU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU (Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Negeri Se- Kecamatan Sumedang Utara). Adapun tujuan penelitian ini adalah mengnanalisis kontribusi organisasi pembelajar (learning organization) dan program BERMUTU terhadap kinerja guru sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan angket sebagai alat pengumpul data utama. Ketiga variabel dalam penelitian ini termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa organisasi pembelajar (learning organizations) mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap kinerja guru, program bermutu mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap kinerja guru dan organisasi pembelajar (learning organizations) dan program bermutu secara bersama-sama mempunyai kontribusi signifikan terhadap kinerja guru. Adapun rekomendasi yang ingin disampaikan penulis yaitu 1. Pada variabel organisasi pembelajar (learning organizations), sub variabel model mental (mental models) memiliki nilai yang paling rendah, maka upaya untuk mengatasinya adalah dengan melakukan pembinaan secara personal secara kontinyu oleh kepala sekolah untuk memupuk mental para guru dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat dan supervisi kepala sekolah dijalankan dengan benar. 2. Pada variabel program bermutu, sub variabel perencanaan memiliki nilai yang paling rendah, maka upaya mengatasinya adalah dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para pengurus terhadap program bermutu serta meminta bantuan secara berkesinambungan dari dinas terkait dalam pembuatan perencanaan dan penyusunan kurikulum program bermutu harus terus dilakukan. 3. Pada variabel kinerja mengajar guru, sub variabel kemampuan memiliki nilai yang paling rendah, maka upaya untuk mengatasinya adalah dengan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, guru harus meningatkan kemampuan mengajar, pembinaan oleh kepala sekolah dan penilik/pengawas tingkat sekolah dasar harus terus dilakukan dan adanya kesadaran guru terhadap tugas pokoknya sebagai seorang pendidik yang profesional. Learning Organization and high quality activity should bring good effect for effectivty of teacher activity unfortunately, nowadays, this program is not going as we axpected. This is the main reason for research of contribution of learning organization and high quality program towards teacher activity ( case study in all primary school of Sumedang Selatan in sumedang regency ) The purpose of this research is to analyze contribution from learning organization and high quality program teacher of primary school activity. In this case, it uses descriptive method with quality approach and inquiry as prime tods, the three variables in this research is includedas very good category. Based on the research, it shows that learning organization gives a great contribution into teacher activity, high quality program has a great contribution, and both had given a significant contribution on teachers activity. The recommendation from the writer are 1. On the learning organization variable, mental models sub variable has the lowest grade, the effort to resolve this program is to cultivate / educate interpersonal teacher continuously and develop their mental bay principle in order to compete on tight situation and supervision of headmaster must be operated well. In high qualitys variable plannings sub variable has the lowest grade so the effort is to develop comprehension and knowledgeoff all staff toward quality program along with asking asynergy / continuous help from related departement in the making of planning and arranging of high quality curriculum program. The third variable is teaching activity from this variable, capacitys sub variable has the lowest grade, so the effort is that teachers should continue their study to the higher grade, teacher must improve their ability in teaching. Education by principle and supervisor on primary school must be continued and teachers should realize their main task as profesional educators.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T ADP LOG k-2011
Uncontrolled Keywords: KONTRIBUSI INPLEMENTASI ORGANISASI PEMBELAJAR, learning organization, PROGRAM BERMUTU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-2
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 26 Jun 2014 02:47
Last Modified: 26 Jun 2014 02:47
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9659

Actions (login required)

View Item View Item