EFEKTIVITAS MODIFIKASI ALAT PERMAINAN BOLA BESAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARPENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATANSISWA MAN 2 SERANG

SOMARA, Ade (2010) EFEKTIVITAS MODIFIKASI ALAT PERMAINAN BOLA BESAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARPENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATANSISWA MAN 2 SERANG. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pk_0809404_table_of_content.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pk_0809404_chapter1.pdf

Download (281kB) | Preview
[img] Text
t_pk_0809404_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (493kB)
[img]
Preview
Text
t_pk_0809404_chapter3.pdf

Download (466kB) | Preview
[img] Text
t_pk_0809404_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (309kB)
[img]
Preview
Text
t_pk_0809404_chapter5.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pk_0809404_bibliography.pdf

Download (259kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari rumusan masalah, yaitu: bagaimana kesiapan sekolah dalam mengembangkan desain KTSP di SMP Negeri di Kabupaten Majalengka. Secara lebih khusus, permasalahan dirumuskan sebagai berikut: bagaimana Desain KTSP di SMP Negeri di Kabupaten Majalengka.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan desain dan implementasi KTSP Mata Pelajaran Bahasa Inggris di kelas VII SMP Negeri di Kabupaten Majalengka sehingga memperoleh gambaran nyata tentang (1) Desain KTSP (2) perencanaan pembelajaran (3) pelaksanaan pembelajaran (4) penilaian proses pembelajaran. Adapun yang diteliti dari penelitian ini adalah tentang Desain KTSP, Perangkat Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan proses penilaian pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara mendeskripsikan, menganalisis, dan membahas data aktual secara langsung dari kepala sekolah, guru dan siswa mulai dari persiapan guru sebelum melaksanakan pembelajaran dan selama proses pembelajaran. Adapun data yang diteliti meliputi dokumen 1 (desain KTSP) dan dokumen 2 (administrasi guru). Adapun teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek yang diteliti adalah Siswa Kelas VII SMP Negeri 1, 2, 3 dan 4 Majalengka. Hasil penelitian melalui metode ini, menemukan berbagai tuntutan atau harapan dari KTSP Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII belum terlaksana sebagaimana mestinya. (1) Desain Kurikulum yang dikembangkan di SMPN 1, 2, 3 dan 4 Majalengka masih seragam padahal sudah merupakan produk satuan pendidikan. Hal ini diakibatkan karena pedoman dari BSNP sangat dominan sehingga Desain KTSP SMPN 1, 2, 3 dan 4 hampir sama, apalagi dalam penyususnan latar belakang. (2) Persiapan Pembelajaran yang dikembangkan guru Bahasa Inggris berbentuk format yang berisikan komponen silabus, kemudian menetapkan waktu sesuai program semester, membuat RPP. (3) Pelaksanaan pembelajaran , guru cenderung menggunakan cara-cara lama yang biasa dilakukannya. (4) penilaian yang dilakukan kurang bervariasi, masih mengandalkan soal-soal yang ada dalam buku paket dan dokumen hasil pekerjaan siswa belum tertata rapih. Kesimpulan dari penelitian ini, Desain dan Implementasi KTSP Mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII masih banyak yang harus diperbaiki baik dalam desain maupun implementasi hal ini diakibatkan karena sosialisasi KTSP yang diterima guru-guru belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik, kurangnya pelatihan atau penataran tentang KTSP sehingga pemahaman guru terhadap KTSP masih kurang sehingga pembelajaran belum sepenuhnya sesuai dengan harapan KTSP.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang diakibatkan proses pembelajaran yang tidak melibatkan siswa sebagai subjek pembelajar. Penyebab lain rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial adalah metode yang digunakan oleh guru lebih banyak metode ceramah dengan mengabaikan aktifitas siswa di dalam kelas. Hal ini perlu dicarikan solusinya sehingga hasil pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dapat meningkat. Sebab hasil belajar akan berkaitan erat dengan domain kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development. Tujuannya ialah menemukan sebuah desain model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tahapan dalam penelitian ini, yaitu : 1) studi pendahuluan, 2) perencanaan dan pengembangan draft model, 3) uji coba lapangan, yaitu untuk melihat bagaimana pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik Team Games Tournament. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Metode Cooperative Learning dengan teknik Team Games Tournament secara empiris dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode Cooperative Learning dengan teknik Team Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Fasilitas dan alat pembelajar merupakan faktor yang dapat menunjang peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karenanya alat atau media tersebut merupakan hal yang mutlak diperhatikan keberadaannya baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang sesuai dengan kebutuhan, namun hal ini cenderung diabaikan dan tidak mendapat perhatian hal inilah diantaranya faktor yang membuat ketidak berhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes) di sekolah-sekolah. Hal tersebut membuat peneliti prihatin dan terdorong mencoba mencari suatu pendekatan alternativ untuk melakukan perbaikan. Dari teori para ahli yang membahas pembelajaran modifikasi diantaranya yang dikemukakan oleh Rusli Lutan : pembelajaran Penjasorkes di sekolah dapat dilakukan modifikasi sebagai perubahan dari keadaan lama menjadi baru dan perubahan itu dapat berupa bentuk, fungsi dan cara penggunaannya dengan tanpa menghilangkan karakteristik aslinya. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan sebuah penelitian modifikasi alat pada materi permainan bola besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperimen) dengan tujuan untuk melihat pengaruh modifikasi alat permainan bola besar terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Penjasorkes. Penelitian ini dilakukan pada kelas X. MAN 2 Serang yang terdiri dari 9 kelas, setelah dilakukan studi awal terhadap populasi maka ditetapkan 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X.7 sebagai kelas kontrol dan X.9 sebagai kelas eksperimen. setelah dilakukan tahap uji coba instrumen kemudian instrumen yang memenuhi syarat tadi menjadi alat tes awal pada dua kelas sampel dan hasilnya tidak ada perbedaan yang signifikan, maka dimulailah tritmen masing-masing yaitu : kelas kontrol dilakukan pembelajaran materi permainan bola besar dengan alat yang tidak dimodifikasi dan kelas eksperimen dengan materi pembelajaran bola besar dengan alat yang dimodifikasi. Setelah itu dilakukan tes yang sama pada tes awal dan hasilnya menunjukkan perubahan perbedaan peningkatan nilai yang signifikan yaitu kelas eksperimen nilai rata-rata siswanya lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan hasil penelitian ini, peneliti berharap kepada fihak yang berwenang untuk lebih memperhatikan lagi alat dan fasilitas yang dibutuhkan dan kepada rekan-rekan Guru Penjasorkes untuk lebih termotivasi lagi untuk melakukan kreatifitas dan inovasi dalam pembelajaran.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PK SOM e-2010
Uncontrolled Keywords: Modifikasi Alat Permainan Bola Besar
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 27 Jun 2014 08:01
Last Modified: 27 Jun 2014 08:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9615

Actions (login required)

View Item View Item