KESESUAIAN DESAIN KURIKULUM DENGAN IMPLEMENTASINYA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DI AKHIR PENDIDIKAN : Suatu studi evaluatif tentang kurikulum program studi Manajemen Patiseri, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung

Carrwright, Lien Maulina (2013) KESESUAIAN DESAIN KURIKULUM DENGAN IMPLEMENTASINYA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DI AKHIR PENDIDIKAN : Suatu studi evaluatif tentang kurikulum program studi Manajemen Patiseri, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Title.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Abstract_Indo.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Table_Of_Content.pdf

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Chapter1.pdf

Download (919kB) | Preview
[img] Text
T_PK_989571_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Chapter3.pdf

Download (419kB) | Preview
[img] Text
T_PK_989571_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Chapter5.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PK_989571_Bibliography.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text
T_PK_989571_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Lien Maulina Cartwright: Kesesuaian Desain Kurikulum Dengan Implementasinya Serta Dampaknya Terhadap Kemampuan Mahasiswa di Akhir Pendidikan. (Suatu studi evaluatif tentang kurikulum Program Studi Manajemen Patiseri Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung). Pemerintah Indonesia dalam Pelita VI telah menetapkan sektor pariwisata sebagai satu sektor andalan dalam meningkatkan devisa luar negeri dan penciptaan peluang kerja. Untuk itu pemerintah telah memproyeksikan bahwa pada tahun 2005 sektor pariwisata akan menjadi sumber penghasilan devisa utama. Dalam rangka merespon ketetapan pemerintah tersebut, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, melalui Deputy Urusan Pengembangan Sumber Daya Manusia telah menginstruksikan para unit pelaksana tugasnya untuk mempersiapkan tenaga kerja di bidang pariwisata yang berkualitas. Tema sentral dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk para unit pelaksana tugasnya di tahun 2004 ini adalah peningkatan kualitas mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan, mengadakan evaluasi kurikulum agar sinkron dengan rencana pendidikan vokasi dan profesi serta untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan. Sejalan dengan instruksi menteri dengan tema sentral tersebut, telah dibuat penelitian atau evaluasi kurikulum, pada salah satu unit pelaksana tugas, yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jurusan Manajemen Perhotelan, Program Studi Manajemen Patiseri. Pada saat ini para unit pelaksana tugas Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tidak lagi dituntut untuk meningkatkan kuantitas lulusan karena hal tersebut telah disediakan oleh lembaga pendidikan lain yang serupa dan telah banyak jumlahnya. Berkaitan dengan latar belakang masalah tersebut di atas, maka disusun perumusan masalah yang mempertanyakan hinggamana kesesuaian desain kurikulum dengan implementasinya serta bagaimana dampaknya terhadap kemampuan mahasiswa di akhir pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan penajaman pada evaluatif dan dengan menggunakan cara kualitatif. Hasil evaluasi melahirkan beberapa kesimpulan, yaitu : (1). Desain kurikulum tidak diimplementasikan sebagaimana yang tersurat dalam rencana kurikulum. (2). Implementasi kurikulum yang mana berbeda dengan yang tertera dalam desain kurikulum, memberikan dampak yang cukup baik terhadap kemampuan mahasiswa di akhir pendidikan. Prestasi cukup baik tersebut dinilai masih jauh dari harapan, yaitu menghasilkan tenaga unggulan yang berkualitas tinggi. Di dalam penelitian ini dibahas secara terperinci mengenai rekomendasi bagaimana langkah praktis yang harus diambil Program StudiManajemen Patiseri guna meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa, tidak hanya dengan cara merevisi dan mengembangkan straktur kurikulum, melengkapi silabus dan satuan acara perkuliahan, meremajakan dan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang telah ada, dengan melaksanakan evaluasi kurikulum yang sedang berjalan dan memperbaiki kelemahannya, meningkatkan kompetensi para tenaga pengajar baik tentang subtansi maupun teknis pembelajaran, selain itu meningkatkan kinerja dan disiplin tenaga pengajar dalam melaksanan proses belajar mengajar. In the 6th Five-Year Plan, the Indonesian government decided to make tourism one of its prime sectors in producing foreign exchange and providing job opportunities. Due to the plan, the government has projected that in the year 2005, the tourism sector will become the main producer of foreign exchange. In response to this decision, the Ministry of Culture and Tourism, through the deputy of Human Resources Development affair, has ordered its operational units to train and produce qualified and skillful students in the tourism sector. In the year 2004, the central topic of the Ministry of Culture and Tourism for operational units is the development of "Students Quality" which will be done by evaluating the curriculum, making it more flexible to the plan of changing the education and training to be more vocational and professional as well as improving the quality of the education and the training. In compliance with the Minister's instruction and the central topic, a research project was developed to evaluate the curriculum of one of its operational unit, i.e., The Institute of Tourism Bandung, Department of Hotel Management, Pastry Management Study Programme. At present operational units are no longer instructed to improve the quantity of the education and training output because this has been sufficiently provided by many similar educational institutions. Due to the above, a formula was developed to determine the present day level of the compatibility of curriculum design and its implementation, as well as its impact towards the students ability at the end oftheir education programme. The methodology research being used is descriptive and has been emphasized toward the evaluative and qualitative approaches. The findings of evaluation are: (1). The curriculum design is not being appropriately implemented to the requirements of the curriculum plan. (2). The implementation of the curriculum being applied at present is better than the design curriculum. However, this good performance still has to be improved to achieve what is expected, i.e., to produce high quality and skillful students. This research discusses in detail the recommendation of practical steps that could be taken by Pastry Management Study Programme to improve the quality of education and training, to evaluate the existing curriculum before developing a new one, not only by revising and developing the curriculum structure, completing the syllabus, creating better lesson plans and rejuvenating education and training facilities; but also by improving the performance of instructor in teaching and enforcing school discipline.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Subjects: ?? 370 ??
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-2
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 27 Aug 2013 08:58
Last Modified: 27 Aug 2013 08:58
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/961

Actions (login required)

View Item View Item