PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ANTARA KONSTRUKTIVISME DENGAN KONVENSIONAL DI LIHAT DARI HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MEMASANG INSTALASI PENERANGAN TENAGA LISTRIK BANGUNAN BERTINGKAT (STUDI EKSPERIMEN DI SMKN 4 BANDUNG)

Rudi Haris Sagala, - (2010) PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ANTARA KONSTRUKTIVISME DENGAN KONVENSIONAL DI LIHAT DARI HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MEMASANG INSTALASI PENERANGAN TENAGA LISTRIK BANGUNAN BERTINGKAT (STUDI EKSPERIMEN DI SMKN 4 BANDUNG). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_te_060408__table_of_conten.pdf

Download (244kB)
[img] Text
s_te_060408__bibliography.pdf

Download (250kB)
[img] Text
s_te_060408__chapter3.pdf

Download (354kB)
[img] Text
s_te_060408__chapter5.pdf

Download (242kB)
[img] Text
s_te_060408__chapter1.pdf

Download (274kB)
Official URL: hhtp://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi dengan judul “Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Antara Konstruktivisme Dengan Konvensional Dilihat Dari Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Memasang Instalasi Penerangan Tenaga Listrik Bangunan Bertingkat” merupakan penelitian eksperimen kuasi yang dilakukan di SMKN 4 Bandung pada kelas XI semester ganjil Tahun Ajaran 2010/2011. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran konstruktivisme dengan model pembelajaran konvensional pada Pada Kompetensi Memasang Instalasi Penerangan Tenaga Listrik Bangunan Bertingkat. Penelitian ini diharapkan diketahiu perbedaan hasil belajar antara kelompok tinggi, sedang dan rendah dengan jumlah sampel sebanyak dua kelas, masing-masing kelas berjumlah 35 orang. Satu kelas diperlakukan sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas lagi diperlakukan sebagai kelompok kontrol. Alat pengumpul data berupa tes prestasi belajar yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 item yang diberikan kepada siswa di awal dan di akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran eksperimen sebesar 0,46 dari skor ideal dengan rata-rata pretest 10,3 dan nilai rata-rata posttest sebesar 15,14 dari skor ideal. Tingkat penguasaan siswa yang telah dicapai oleh kelompok atau kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 0,34 dari skor ideal. Dengan nilai rata-rata pretest adalah 9,62 dan nilai rata-rata posttest sebesar 13,26 dari skor ideal. Berdasarkan klasifikasi tingkat keberhasilan belajar siswa maka dapat dikategorikan sedang. Berdasarkan peningkatan kemampuan yang telah dicapai oleh kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dari analisa ANAVA diperoleh JKA Fhitung = 4,96 > Ftabel = 3,995 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan pada kelas dengan penerapan model pembelajaran Konstruktivisme dan model pembelajaran Konvensional. Tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikkan antara kelompok tinggi, sedang, dan rendah dimana Fhitung (4,96) > Ftabel (3,995) dan tidak terjadi interaksi antara model pembelajaran Konstruktivisme dengan model pembelajaran konvensional dengan Fhitung (0,37) < (3,145). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Konstruktivisme lebih baik dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran konvensional.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing Dr. Enjang A. Juanda, M.Pd., M.T. : - Ir. H. Dadang Lukman Hakim, M.T. : -
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran, hasil belajar siswa, Konstruktivisme
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Ferli pennita
Date Deposited: 25 Jul 2023 02:00
Last Modified: 25 Jul 2023 02:00
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/94670

Actions (login required)

View Item View Item