PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA TOPIK ENERGI BUNYI DI KELAS IV SD NEGERI KACAPIRING KOTA BANDUNG (Penelitian Tindakan Kelas)

Eti Budiarti, - (2010) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA TOPIK ENERGI BUNYI DI KELAS IV SD NEGERI KACAPIRING KOTA BANDUNG (Penelitian Tindakan Kelas). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

WarningThere is a more recent version of this item available.
[img] Text
s_pgsd_0805684_table_of_content.pdf

Download (260kB)
[img] Text
s_pgsd_0805684_chapter1.pdf

Download (282kB)
[img] Text
s_pgsd_0805684_chapter5.pdf

Download (254kB)
[img] Text
s_pgsd_0805684_bibliography.pdf

Download (251kB)
Official URL: http://perpustakaan.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan pembelajaran yang bersifat teoritis dan terkesan terpisah dari kehidupan nyata siswa dengan menitikberatkan pada bagaimana menghabiskan materi pelajaran dari buku teks. Untuk mengatasi masalah ini dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model pembelajaran inkuiri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi untuk kemudian dibuat perencanaan perbaikan yang digunakan dalam siklus selanjutnya. Penelitia ini dibuat sebanyak 3 siklus. Keseluruhan tindakan yang dilakukan dari siklus I sampai siklus III diarahkan untuk memunculkan keterampilan proses sains. Dalam penelitian ini, dikumpulkan tiga jenis data melalui tes dan observasi yakni pretes dan postes keterampilan proses sains dan observasi aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Aktivitas guru dan siswa pada siklus III dikategorikan pada tingkat aktivitas “sangat tinggi” dengan masing-masing prosentase 96 % dan 94 %. Aspek keterampilan proses sains pun mengalami peningkatan yang dapat dilihat dari nilai rata-rata pada hasil postes tiap-tiap siklus yakni siklus I diperoleh rata-rata nilai sebesar 70,23 pada siklus II sebesar 70,68 dan pada siklus III sebesar 73,86. Perolehan nilai tersebut merupakan sebuah peningkatan mengingat KKM yang ditetapkan adalah 70,00. Peningkatan keterampilan proses sains ini terjadi karena model pembelajaran inkuiri yang disajikan guru sepenuhnya dapat merangsang siswa ke dalam pembelajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan serta dapat mengarahkan siswa pada seluruh aspek keterampilan proses sains.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Proses Sains, Model Pembelajaran Inkuiri
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Fawwaz Nabil Azaria
Date Deposited: 13 Jul 2023 14:03
Last Modified: 13 Jul 2023 14:03
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/92684

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item