GEOGRAFI DIALEK BAHASA DAERAH DI KECAMATAN BINONG ABUPATEN SUBANG PROFINSI JAWA BARAT (TINJAUAN FONOLOGIS SINKRONIS

Miranti Pujilestari, - (2009) GEOGRAFI DIALEK BAHASA DAERAH DI KECAMATAN BINONG ABUPATEN SUBANG PROFINSI JAWA BARAT (TINJAUAN FONOLOGIS SINKRONIS. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_c5151_056431_table_of_content.pdf

Download (252kB)
[img] Text
s_c5151_056431_chapter1.pdf

Download (273kB)
[img] Text
s_c5151_056431_chapter3.pdf

Download (288kB)
[img] Text
s_c5151_056431_chapter5.pdf

Download (256kB)
[img] Text
s_c5151_056431_bibliography.pdf

Download (243kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi yang berjudul Geografi Dialek Bahasa Daerah di Kecamatan Binong Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat (Tinjauan Fonologis Sinkronis) ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi kebahasaan yang terjadi di Kecamatan Binong yang masyarakatnya mayoritas berbahasa Sunda dan berbahasa Jawa. Letak geografis Kecamatan Binong yang berbatasan langsung dengan daerah yang berbahasa Jawa adalah salah satu penyebab terjadinya variasi bahasa di daerah ini. Skripsi ini berisikan pendeskripsian dan pemetaan variasi dialek bahasa daerah di Kecamatan Binong. Pendeskripsian dan pemetaan tersebut mencakup unsur fonologis saja. Pemetaan dilakukan setelah didapatkan deskripsi tentang variasi dialek dan ciri khas dialek tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan memetakan variasi dialek di Kecamatan Binong. Adapun rumusan masalah dalam peneltian ini, yaitu: (1) bagaimana deskripsi perbedaan dialek Kecamatan Binong berdasarkan ciri fonologis; (2) apakah perbedaan fonologis tersebut termasuk perbedaan bahasa, dialek, subdialek, atau wicara; (3) bagaimana bentuk pemetaan dialek secara fonologis bahasa daerah di Kecamatan Binong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif kualitatif. Penelitian ini menggunakan seluruh desa yang terdapat di Kecamatan Binong yang berjumlah 9 desa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode pupuan lapangan dengan menetapkan 200 kosakata daftar swadesh, yang selanjutnya disusun daftar tanyaan. Langkah-langkah teknik pengumpulan data adalah observasi, teknik simak, libat, cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Pembahan berjumlah 18 orang. Pengolahan data dilakukan melalui 5 tahap pengerjaan, di antaranya adalah: proses transkripsi, klasifikasi, analisis, pemetaan, dan penghitungan dialektometri. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa di Kecamatan Binong terdapat bahasa Sunda dan bahasa Jawa. Dalam analisis fonologis ditemukan variasi bahasa berupa aferesis, sinkope, apokope, protesis, epentesis, dan paragog. Adapula variasi vokal dan konsonan, gugus vokal dan konsonan, dan kontras konsonan dan vokal dari dialek Kecamatan Binong. Terdapat kekhasan unsur bahasa daerah di Kecamatan Binong yang terjadi akibat variasi bahasa berupa protesis dan efentesis. Dalam pemetaan, di titik pengamatan 3, 4, 5, 6, dan 9, mayoritas berbahasa Sunda, dan di titik pengamatan 1,2, 7, dan 8 mayoritas berbahasa Jawa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kebahasaan, khususnya bagi penelitian dialektologi. Banyaknya variasi bahasa yang dimiliki oleh Indonesia, yang menjadikan kedudukan bahasa daerah adalah sebagai pendukung bahasa nasional. Bahasa daerah memberikan berkontribusi terhadap perkembangan bahasa Indonesia.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: GEOGRAFI DIALEK BAHASA DAERAH, KECAMATAN BINONG ABUPATEN SUBANG PROFINSI JAWA BARAT, FONOLOGIS SINKRONIS
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Hikmal Fajar Fardyan
Date Deposited: 14 Jul 2023 08:42
Last Modified: 14 Jul 2023 08:42
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/92360

Actions (login required)

View Item View Item