PENGARUH INTERNET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PKN TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMA NEGERI DI KOTA BANDUNG

Kurniawaty, Imas (2011) PENGARUH INTERNET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PKN TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMA NEGERI DI KOTA BANDUNG. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pkn_0907971_table_of_contents.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkn_0907971_chapter1.pdf

Download (317kB) | Preview
[img] Text
t_pkn_0907971_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (411kB)
[img]
Preview
Text
t_pkn_0907971_chapter3.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
t_pkn_0907971_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (518kB)
[img]
Preview
Text
t_pkn_0907971_chapter5.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkn_0907971_bibliography.pdf

Download (249kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh internet sebagai media pembelajaran PKn terhadap kreativitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menguji kebermaknaan pengaruh internet sebagai media pembelajaran PKn terhadap kreativitas peserta didik. Variabel kreativitas (Y) dijabarkan menjadi beberapa sub variabel yaitu berpikir lancar (fluency) (Y1), berpikir luwes (flexibility) (Y2), berpikir orisinal (originality) (Y3) dan berpikir memerinci (elaboration) (Y4). Berangkat dari tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang menuntut agar peserta didik memiliki kemampuan dalam berpikir secara kritis, rasional dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan dengan memanfaatkan teknologi internet. Melalui internet peserta didik akan terangsang untuk belajar berkelanjutan sesuai dengan potensi dan kecakapannya serta mengembangkan kreativitas dan kemandiriannya dalam belajar. Kreativitas adalah kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan, dan orisinalitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, memperinci) suatu gagasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif karena untuk mengukur banyak variabel dan membuat kesimpulan dari pertanyaan-pertanyaan mengenai perilaku, pengalaman atau karakteristik dari suatu fenomena. Metode yang digunakan yaitu metode survey dimana populasinya adalah 260 peserta didik di SMA Negeri di Kota Bandung. Teknik penarikan sampel yang dikenal sebagai acak bertingkat (Multistage random sampling). Teknik ini dipakai pada populasi yang luas dan heterogen. Sampel penelitian sebanyak 157 peserta didik. Penjaringan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi dengan perhitungan melalui SPSS ver. 17.0 for windows. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, maka disimpulkan (1) internet sebagai media pembelajaran PKn memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap kemampuan berpikir lancar (fluency) sebesar 15,2%; (2) internet sebagai media pembelajaran PKn memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap kemampuan berpikir luwes (flexibility) sebesar 11,90%; (3) internet sebagai media pembelajaran PKn memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap kemampuan berpikir berpikir orisinal (originality) sebesar 10,24%; (4) internet sebagai media pembelajaran PKn memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap kemampuan berpikir memerinci (elaboration) sebesar 8,35%. (5) internet sebagai media pembelajaran PKn memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap kreativitas (berpikir lancar, luwes, keaslian dan elaborasi secara bersama) sebesar 16,6%. Internet sebagai media pembelajaran ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif sumber belajar peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah untuk merangsang kreativitas peserta didik SMA. This study examines the influence of the Internet as a medium of teaching civic education to the creativity of learners. This study aims to measure and test the creativity of teaching civic education to the learners. Creativity variables (Y) are explained into several sub-variables: Fluency (Y1), Flexibility (Y2), Originality (Y3), and Elaboration (Y4). Starting from the goal of civic education that has particularly demanding learners’ ability to think critically, rationally and creatively in response to the issue of civic in using Internet technology. Through the Internet, learners will be stimulated to study development in accordance with the potential and skills and develop creativity and independence in learning. Guilford (Munandar, 2009) introduced a way to treat a variety of divergent thinking alternative problem solving with the same ways, or think in ways outside the common customs. Creativity is the ability to reflect fluency, flexibility, and originality in thinking, as well as the ability to elaborate (Develop, enrich, refine) an idea. The approach used in this study is a quantitative approach to measure many variables and make inferences from the questions about behavior, experience or characteristic of a phenomenon. The method used is survey method where the population is 260 students of Senior High School in Bandung city. The sampling technique known as a multistage random sampling. This technique is used in a broad and heterogeneous population. The study sample is 157 learners. The data crawled using questionnaires and analyzed by correlation and regression analysis with calculation through the SPSS ver 17.0 for windows. Based on the data analysis as a result of the study, it was concluded (1) Internet as a medium of learning civic education provides a significant and positive influence on the ability Fluency of 15.2% (2) the Internet as a medium of learning civic education provides a significant and positive influence on the ability of flexibility by 11,90%; (3) the Internet as a medium of learning civic education provides a significant and positive influence on the ability of originality by 10,24%; (4) the Internet as a medium of learning civic education provides a significant and positive influence on the ability of elaboration by 8,35%; (5) the Internet as a medium of learning civic education provides a significant and positive influence on the creativity (fluency, flexibility, originality and elaboration) by 16,6%; Internet as an instructional media is recommended as an alternative source of learning learners both at school and outside the school to the high school students to stimulate their creativity.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PKN KUR p-2011
Uncontrolled Keywords: PENGARUH INTERNET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PKN TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Kewarganegaraan S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 27 Jun 2014 07:21
Last Modified: 27 Jun 2014 07:21
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9137

Actions (login required)

View Item View Item