PEMETAAN TINGKAT RISIKO BENCANA TSUNAMI DI WILAYAH PESISIR KOTA CILEGON

Tasya Alifah Khansa, - (2022) PEMETAAN TINGKAT RISIKO BENCANA TSUNAMI DI WILAYAH PESISIR KOTA CILEGON. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_GEO_1806920_Title.pdf

Download (660kB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Chapter1.pdf

Download (221kB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (435kB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Chapter3.pdf

Download (748kB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (5MB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Chapter5.pdf

Download (100kB)
[img] Text
S_GEO_1806920_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Kota Cilegon terletak di ujung barat Pulau Jawa, di tepi Selat Sunda, dan memiliki risiko bencana tsunami yang relatif tinggi. Zona penunjaman lempeng, sesar dan patahan aktif, serta keberadaan Gunung Anak Krakatau berkontribusi terhadap kemungkinan terjadinya bencana tsunami di Kota Cilegon. Jika terjadi gempa di zona Megathrust Selat Sunda, tsunami dapat terjadi hingga setinggi 8,28 Meter dengan perkiraan luas landaan 1,5 Kilometer dari Kota Pesisir Cilegon. Bencana tsunami juga diperkirakan berdampak pada bencana industri. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat risiko bencana tsunami di wilayah Pesisir Kota Cilegon, yang mencakup parameter tingkat bahaya, tingkat kerentanan dan tingkat kapasitas. Pemetaan dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografi dengan metode overlay scoring dan pembobotan, kemudian dideskripsikan menggunakan pendekatan keruangan. Berdasarkan hasil penelitian, wilayah Pesisir Kota Cilegon didominasi oleh tingkat bahaya sedang hingga tinggi. Tingkat kerentanan di wilayah Pesisir Kota Cilegon yang didominasi oleh tingkat kerentanan tinggi, semakin memperparah kondisi tersebut. Kelurahan Mekarsari tercatat memiliki tingkat kerentanan tertinggi dengan nilai sebesar 0,911, Kelurahan Gunung Sugih memiliki tingkat kerentanan terendah dengan nilai sebesar 0,70. Tingkat kapasitas tergolong sedang hingga tinggi, Kelurahan Suralaya memiliki tingkat kapasitas tertinggi dengan nilai sebesar 1 dan Kelurahan Grogol memiliki tingkat kapasitas terendah dengan nilai sebesar 0,398. Tingkat risiko di Pesisir Kota Cilegon kemudian dikategorikan sedang hingga tinggi. Kelurahan Suralaya memiliki tingkat risiko tertinggi dengan nilai sebesar 0,792, sebaliknya Kelurahan Grogol memiliki tingkat risiko terendah dengan nilai sebesar 0,501. Cilegon City is located on the western tip of Java Island, on the edge of the Sunda Strait, and is at a relatively high risk of tsunami disaster. The plate subduction zone, faults and active faults, and the presence of Mount Anak Krakatau contribute to the possibility of a tsunami disaster in Cilegon City. If an earthquake occurs in the Sunda Strait's Megathrust zone, a tsunami of up to 8.28 Meters with an estimated land area of 1.5 Kilometers from the Coastal City of Cilegon is possible. The tsunami disaster is expected to have an impact on industrial disasters. In addition, the tsunami disaster is also feared to have an impact on industrial disasters. This study aims to map the level of tsunami disaster risk in the Coastal area of Cilegon City, which includes hazard level, vulnerability level and capacity level parameters. Mapping is done using a Geographic Information System with overlay scoring and weighting methods, then described using a spatial approach. According to the research result, the Cilegon City Coastal area is dominated by moderate to high hazard levels. The level of vulnerability in the Cilegon City Coastal area, which is dominated by high vulnerability, exacerbates this condition. Mekarsari Village was recorded as having the highest level of vulnerability with a value of 0,911, Gunung Sugih Village had the lowest level of vulnerability with a value of 0,70. The capacity level is classified as moderate to high, Suralaya Sub-District has the highest capacity level with a value of 1 and Kebonsari Village has the lowest capacity level with a value of 0,398. The risk level in the Cilegon City Coast is then categorized as moderate to high. Suralaya Village has the highest risk level with a value of 0,792, whereas Deringo Village has the lowest risk level with a value of 0,501.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: Link Google Scholar: https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=AvPcIAEAAAAJ ID SINTA Dosen Pembimbing: Yakub Malik (6148712), Hendro Murtianto (6115607)
Uncontrolled Keywords: Tsunami, Tingkat Bahaya, Tingkat Kerentanan, Tingkat Kapasitas, Tingkat Risiko, Pesisir, Kota Cilegon
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Geografi-S1
Depositing User: Tasya Alifah Khansa
Date Deposited: 09 Feb 2023 01:50
Last Modified: 09 Feb 2023 01:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/88175

Actions (login required)

View Item View Item