PENGARUH TAYANGAN ANIMASI NUSSA DAN RARRA TERHADAP KARAKTER KEJUJURAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Quasi Eksperimen di MTs Riyadlul Huda)

Abdul Hapid Syipaul Wahid, - (2022) PENGARUH TAYANGAN ANIMASI NUSSA DAN RARRA TERHADAP KARAKTER KEJUJURAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Quasi Eksperimen di MTs Riyadlul Huda). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSIPS_1801548_Title.pdf

Download (274kB)
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Chapter1.pdf

Download (137kB)
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (359kB) | Request a copy
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Chapter3.pdf

Download (235kB)
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (434kB) | Request a copy
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Chapter5.pdf

Download (53kB)
[img] Text
S_PSIPS_1801548_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (862kB) | Request a copy
Official URL: http://repository.upi.edu;

Abstract

Permasalahan dalam pembangunan nasional mengalami banyak kendala yang dihadapi salah satu masalah yang besar dan berdampak langsung pada seluruh aspek kehidupan masyarakat adalah korupsi. Pendidikan yang seharusnya mampu memberikan penanaman karakter dan akhlak yang mulai pada setiap orang yang menikmatinya namun ternyata masih belum berhasil melahirkan generasi bangsa yang berahlak mulia. Ironisnya perilaku korupsi marak dilakukan oleh para pejabat negara yang sudah mengenyam pendidikan tinggi. Kurangnya pemahaman mengenai nilai anti korupsi menjadi salah satu faktor penyebab masih marak terjadi tindakan yang dilakukan oleh berpendidikan. Dalam penelitian ini mengangkat permasalahan kurangnya pemahaman peserta didik mengenai salah satu nilai karakter anti korupsi yaitu kejujuran. Permasalahan tersebut berdasarkan hasil pengamatan bahwa masih banyak yang berbohong demi mencapai tujuan yang diinginkannya hal jika dibiasakan maka akan menjadi hal biasa dan menganggap bahwa tindakan korupsi adalah hal yang biasa. Perlu upaya preventif guna mencegah tindakan korupsi dimasa yang akan datang pendidikan menjadi tempat yang strategis guna mencegah maraknya perilaku korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan tayangan animasi jika digunakan menjadi media pembelajaran dalam penguatan karakter kejujuran peserta didik. Rancangan penelitian ini menggunakan the nonequivalent pretest-posttest control desain dengan metode Kuasi eksperimen.sampel penelitian berjumlah 58 peserta didik dan menggunakan 2 kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni angket kejujuran peserta didik yang berjumlah 29 butir soal. Setelah data terkumpul kemudian diolah menggunakan uji hipotesis atau uji t menggunakan aplikasi SPSS 25. apabila dibandingkan hasil perhitungan SPSS dari keduanya dengan nilai sig 0,013 < 0,05 yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Thesis of Social Science Education Study Program, Faculty of Social Science Education Indonesian education university Advisor I : Dr. Dadang Sundawa, M.Pd. Advisor II: Asep Dahliyana, M.Pd. Problems in national development experience many obstacles that are faced by one of the big problems and have a direct impact on all aspects of people's lives is corruption. Education that should be able to provide character and morals that start to everyone who enjoys it but in fact still has not succeeded in giving birth to a generation of noble character. Ironically, corruption is rampantly carried out by state officials who have received higher education. Lack of understanding about the value of anti-corruption is one of the factors that causes actions taken by educated people to still rife. In this study, the problem of the lack of understanding of students regarding one of the anti-corruption character values is honesty. The problem is based on the observation that there are still many who lie in order to achieve the goals they want, if they get used to it it will become normal and assume that acts of corruption are commonplace. Preventive efforts are needed to prevent acts of corruption in the future, education becomes a strategic place to prevent rampant corruption. This study aims to determine the success of animated shows if used as a learning medium in strengthening the honesty character of students. This research design uses the nonequivalent pretest-posttest control design with a quasi-experimental method. The research sample is 58 students and uses 2 classes. The instrument used in this study was a student honesty questionnaire, totaling 29 questions. After the data has been collected, it is then processed using a hypothesis test or t test using the SPSS 25 application. When compared to the SPSS calculation results from the two with a sig value of 0.013 <0.05, there is a significant difference between the experimental and control classes. Keywords: Corruption, Honesty, Anti-corruption Education

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Korupsi, Kejujuran, Pendidikan Anti-korupsi
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan IPS
Depositing User: Abdul Hapid Syipaul Wahid
Date Deposited: 06 Dec 2022 06:48
Last Modified: 06 Dec 2022 07:12
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/86289

Actions (login required)

View Item View Item