PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK VISUAL-AUDITIF-TAKTIL : Penelitian pada siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Cianjur

Nurjamin, Asep (2009) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK VISUAL-AUDITIF-TAKTIL : Penelitian pada siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Cianjur. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_ind_056447_table_of_content.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ind_056447_chapter1.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text
d_ind_056447_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (628kB)
[img]
Preview
Text
d_ind_056447_chapter3.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text
d_ind_056447_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (325kB)
[img]
Preview
Text
d_ind_056447_bibliography.pdf

Download (253kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

enelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu kondisi sulitnya sebagian siswa SD di dalam mengekspresikan ide, pikiran, gagasan, ataupun perasaan ke dalam bahasa tulis. Padahal, secara lisan para siswa kelas 5 SD rata-rata sudah bisa bercerita. Kesulitan yang mereka kemukakan adalah sulitnya mencari dan memilih kata yang akan ditulis. Berdasarkan hasil survei serta studi pendahuluan diketahui bahwa kesulitan menulis yang dialami oleh para siswa tersebut selain kesulitan mencari dan memilih kata (faktor ketidakmampuan), kesulitan menulis juga dilatarbelakangi oleh faktor hati (faktor ketidakmauan). Ketidakmampuan dan ketidakmauan tersebut menyebabkan sulit munculnya keterampilan menulis pada siswa. Siswa merupakan subjek utama dalam kegiatan belajar mengajar. Ia memiliki sejumlah potensi yang harus dikembangkan. Guru sebagai fasilitator harus mempunyai teknik yang tepat agar dapat menumbuhkembangkan potensi yang dimililiki siswa tersebut. Gaya atau cara siswa mencari atau menerima pelajaran yang dibutuhkan sangat variatif bergantung kepada tipe belajar dalam pengoptimalan alat indranya. Penelitian ini dilakukan terhadap sejumlah siswa kelas 5 SD di Kabupaten Cianjur tahun ajaran 2007-2008. Guna menguji keterhandalan model pembelajaran yang digunakan, penelitian dilakukan pada beberapa tipe sekolah dasar, yakni pada sekolah tipe A, sekolah tipe B, dan sekolah tipe C yang berlokasi di daerah, perbatasan, dan kota di Kabupaten Cianjur. Untuk itu, pengamatan, wawancara, angket, dan tes merupakan teknik penelitian yang digunakan dalam pengujian model pembelajaran ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terbukti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05% antara hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis narasi yang menggunakan teknik visual-auditif-taktil dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan teknik visual-auditif-taktil, baik di kelas tipe A, tipe B, maupun tipe C. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran menulis narasi dengan teknik visual-auditif-taktil dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa sekolah dasar. Kemampuan menulis siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan menulis siswa kelas kontrol. Adapun peningkatan faktor kemauan siswa terlihat dari indikator perhatian yang sungguh-sungguh dalam proses belajar dan respons terhadap tugas menulis yang diberikan. A condition in which most of elementary school students have difficulty expressing their ideas, thoughts, concepts, or feelings into written language is the background of this research. Meanwhile, the fact shows that the fifth grade students of elementary school in average are able to speech. The difficulties they face are to find out and to select the words (disability factor) that they want to write. Besides the factor of incompetence, the writing difficulty is also caused by unwillingness factor. Incompetence and the unwillingness influence the development of students’ writing skill. The students are the main subject in learning and teaching activities. They have the number of potency that must be developed well. The teacher as a facilitator must have the accurate technique to develop the students’ potency. The students’ styles or ways in looking for or comprehending the subject matter depending on learning type in optimizing their sense. This research was conducted on a number of the fifth grade students of elementary school in the District of Cianjur in the academic year 2007-2008. To examine the effectiveness of learning model in use, the research was carried out in several types of elementary schools, namely, school type A, type B, and type C located on rural, suburban and urban in the District of Cianjur. Thus, the research techniques attached to examine this learning model are observation, interview, questionnaire, test, and analysis of students’ writing. The result of this research shows that there is a significant difference between the outcomes of students’ study in learning of narrative writing using a visual-auditory-tactile technique and the those of students’ study in learning of writing narrative without using visual-auditory-tactile technique at class type A, class type B, and class type C. Therefore, it can be concluded that the learning model of writing narrative using the visual-auditory-tactile technique can improve the ability of writing narrative of elementary school students, approved by the higher writing ability of experiment class students than the writing ability of control class students. Meanwhile, the improvement of students’ willingness factor emerges from the indicator of seriousness in the learning process and responses to the writing tasks provided.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Additional Information: No Panggil DIND NUR p-2009
Uncontrolled Keywords: Menulis Narasi,Teknik Visual-Auditif taktil
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 22 Aug 2014 07:57
Last Modified: 22 Aug 2014 07:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8413

Actions (login required)

View Item View Item