MODEL PEMBELAJARAN PROYEK BERBASIS LINGKUNGAN PERKEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH : Studi Kuasi Eksperimen pada Anak TK di Kota Cimahi

Setiasih, Acih (2010) MODEL PEMBELAJARAN PROYEK BERBASIS LINGKUNGAN PERKEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH : Studi Kuasi Eksperimen pada Anak TK di Kota Cimahi. eprint_fieldopt_thesis_type_phd thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_pk_009828_table_of_content.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_009828_chapter1.pdf

Download (320kB) | Preview
[img] Text
d_pk_009828_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (874kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_009828_chapter3.pdf

Download (412kB) | Preview
[img] Text
d_pk_009828_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (819kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_009828_chapter5.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_009828_bibliography.pdf

Download (276kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering ditemukan di lembaga pendidikan TK adalah terjadinya praktik pembelajaran yang lebih menekankan pada aspek keterampilan membaca, menulis, dan berhitung yang sifatnya terstruktur, padahal di sisi lain masih banyak aspek perkembangan anak yang masih belum mendapat perhatian secara proporsional. Salah satu aspek keterampilan yang penting untuk dikembangkan pada anak TK adalah keterampilan pemecahan masalah. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan pemecahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh pembuktian empirik tentang model pembelajaran proyek berbasis lingkungan perkembangan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah anak TK. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Subjek penelitian adalah anak TK Puput Amelia sebagai kelompok eksperimen dan anak TK Mekarsari sebagai kelompok kontrol. Lokasi TK terletak di Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan perkembangan yang meliputi lingkungan fisik, lingkungan psikologis, dan lingkungan sosial budaya yang diciptakan guru pada saat mempraktikkan model pembelajaran proyek untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah secara umum sudah memadai, (2) model pembelajaran proyek berbasis lingkungan perkembangan terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada anak TK dibandingkan dengan metode bercakap-cakap, (3) terdapat beberapa kesulitan yang ditemukan guru pada saat mempraktikkan model pembelajaran proyek berbasis lingkungan perkembangan baik pada saat merencanakan, melaksanakan maupun mengevaluasi pembelajaran. Dari hasil penelitian ini direkomendasikan agar guru TK dapat menggunakan model pembelajaran ini sebagai model pembelajaran alternatif dengan cara memahami konsepnya kemudian menerapkannya di TK, bagi perguruan tinggi penyelenggara program studi PGPAUD model pembelajaran ini diharapkan diakomodasi sebagai salah satu bahan mata kuliah terkait dan juga dijadikan model dalam meningkatkan profesionalisme guru sehingga mereka dapat menyelenggarakan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada anak TK, bagi peneliti selanjutnya direkomendasikan dapat melakukan penelitian tentang model pembelajaran proyek berbasis lingkungan perkembangan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah khususnya dalam aspek merumuskan pertanyaan, merumuskan hipotesis, dan menarik kesimpulan. Implikasinya adalah: (1) disain pembelajaran harus disusun secara terpadu, (2) pelaksanaan pembelajaran proyek berbasis lingkungan perkembangan harus fleksibel, (3) asesmen harus dilakukan secara kontinyu melalui teknik observasi langsung dan portofolio, dan (4) sistem pendukung dapat menggunakan sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar. ABSTRACT One of the problems often found within educational institution of kindergarten level is the practice of instruction which emphasis on reading, writing, and arithmetic skills, which is structurally in nature, whereas there are still many other aspects of child development which have not been proportionally observed. One of the skill aspects important to develop for children within this level is the problem solving skill. Therefore, an instructional model that can enhance the skill is needed. The purpose of the research was to get empirical proving on the developmental environment-based project instructional model in increasing kindergarten student problem soving skill. The research applied quasi-experimental method. The subject of this study were students of Puput Amelia kindergarten as the experimental group and students of Mekarsari kindergarten as the control one. The kindergartens were located in Cimahi. The result of the research showed that: (1) developmental environment comprises physical, psychological, and socio-cultural environment, created by the teacher in implementing the developmental environment-based project instructional model in increasing problem solving skill was sufficient in general, (2) the developmental environment-based project instructional model was proven significant in increasing problem solving skill of kindergarten students compared by the methods of making a dialog, (3) there were some obstacle encountered by the teachers in planning, implementing, and evaluating model. The result of the research recommended that: kindergarten teacher should employ the model as an alternative instructional model by comprehending the concept and implementing it in kindergarten, this model was expected to be accommodated in a subject course by university with Pendidikan Guru Pendidikan Anak usia Dini (PGPAUD) study program and also used as a model in enhancing teachers’ professionalism so that they were able to apply effective teaching and learning in increasing kindergarten student’s problem solving skill, it is recommended next research would study the developmental environment-based project instructional model to increase problem solving skill especially in aspect of constructing question, building hypothesis and drawing conclusion. The implications are: (1) the instructional design had to be in form of integrate compilation, (2) the implementation the developmental environmental-based project instructional model had to be flexible, (3) assessment had to be implemented continuously through direct observation and portfolio, (4) a support system can be implemented by using the environment as a source of learning.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (eprint_fieldopt_thesis_type_phd)
Additional Information: No Panggil D PK SET m-2010
Uncontrolled Keywords: Lingkungan,ketrampilan,pemecahan masalah
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 24 Jun 2014 05:15
Last Modified: 24 Jun 2014 05:15
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8108

Actions (login required)

View Item View Item