KARAKTERISTIK PEMELAJAR SEPANJANG HAYAT PADA KELUARGA MILENIAL PERKOTAAN : Studi pada Keluarga dengan Suami/Istri Berusia 22 Tahun s.d. 42 Tahun di Kota Bandung, Tahun 2022

Fahmi Dinni, - (2022) KARAKTERISTIK PEMELAJAR SEPANJANG HAYAT PADA KELUARGA MILENIAL PERKOTAAN : Studi pada Keluarga dengan Suami/Istri Berusia 22 Tahun s.d. 42 Tahun di Kota Bandung, Tahun 2022. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PLS_1906728_Title.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_1906728_Chapter1.pdf

Download (495kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1906728_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (682kB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_1906728_Chapter3.pdf

Download (881kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1906728_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_1906728_Chapter5.pdf

Download (390kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1906728_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (7MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi belajar sepanjang hayat yang ditinjau dari perspektif tingkat individu dan keluarga. Yaitu dengan menguji hubungan kohesi, adaptabilitas, dan komunikasi dalam iklim keluarga terhadap karakteristik pemelajar sepanjang hayat. Dalam penelitian ini, pendapatan rumah tangga sebagai salah satu faktor kondisi sosial-ekonomi menjadi variabel moderasi antara iklim keluarga dan karakteristik pemelajar sepanjang hayat. Instrumen dalam penelitian kuantitatif ini terdiri dari 22 item iklim keluarga dan 18 item karakteristik pemelajar sepanjang hayat yang telah direkonstruksi dan dimodifikasi dari penelitian terdahulu. Sampel sebanyak 220 yang terdiri dari suami/istri berusia 22 tahun sampai dengan 42 tahun di Kota Bandung. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah faktor dalam hubungan interpersonal yang terbentuk dalam iklim keluarga, dapat mempengaruhi karakteristik pemelajar sepanjang hayat. Faktor tersebut mencangkup kedekatan, keterhubungan, ikatan emosional, kepemimpinan, aturan hubungan, gaya negosiasi dan komunikasi antar anggota keluarga. Disamping itu, ditemukan bahwa faktor pendapatan rumah tangga memperkuat hubungan antara iklim keluarga dengan karakteristik pemelajar sepanjang hayat. This study explores lifelong learning from an individual and family level perspective. That is by testing the relationship of cohesion, adaptability, and communication in a family climate to the characteristics of lifelong learners. In this study, household income as one of the factors of socio-economic conditions becomes a moderating variable between family climate and the characteristics of lifelong learners. The instrument in this quantitative study consisted of 22 items of family climate and 18 items of lifelong learner characteristics that had been reconstructed and modified from previous studies. 220 samples consisting of husband/wife aged 22 to 42 years old in Bandung. The findings show that some factors in interpersonal relationships that are formed in the family climate, can influence the characteristics of lifelong learners. These factors include closeness, connectedness, emotional attachment, leadership, relationship rules, negotiation and communication styles between family members. In addition, it was found that the household income factor strengthens the relationship between family climate and the characteristics of lifelong learners.

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing: 1. Elih Sudiapermana 6687259 2. Ade Sadikin Akhyadi 6106975
Uncontrolled Keywords: karakteristik pemelajar sepanjang hayat, iklim keluarga, pendapatan rumah tangga, keluarga milenial perkotaan
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat-S1
Depositing User: Fahmi Dinni
Date Deposited: 07 Sep 2022 01:36
Last Modified: 07 Sep 2022 01:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/78482

Actions (login required)

View Item View Item