MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI ISLAM Studi tentang Kontribusi Faktor-faktor Kepemimpinan Ketua Jurusan, Budaya Organisasi, Kinerja Dosen, dan Fasilitas Pembelajaran terhadap Proses Pelayanan Akademik dan Dampaknya pada Mutu Pembelajarandi PTAI se-Jawa Barat

Hidayat, Ara (2011) MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI ISLAM Studi tentang Kontribusi Faktor-faktor Kepemimpinan Ketua Jurusan, Budaya Organisasi, Kinerja Dosen, dan Fasilitas Pembelajaran terhadap Proses Pelayanan Akademik dan Dampaknya pada Mutu Pembelajarandi PTAI se-Jawa Barat. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_pk_0705445_table_of_contents.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_0705445_chapter1.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text
d_pk_0705445_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (560kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_0705445_chapter3.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text
d_pk_0705445_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (705kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_0705445_chapter5.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_0705445_bibliography.pdf

Download (274kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Manajemen mutu pembelajaran merupakan salah satu strategi pergururan tinggi dalam menetapan skala prioritas program peningkatan mutu lulusan melalui pelayanan akademik. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mutu hasil pembelajaran pada PTAI di Jawa Barat. Berpijak pada teori manajemen mutu, bahwa faktor kepemimpinan ketua jurusan, budaya organisasi, kinerja dosen, dan fasilitas pembelajaran diduga dapat mempengaruhi mutu pembelajaran. Analisis pengkajian mutu pembelajaran difokuskan pada kualitas kinerja sumberdaya perguruan tinggi,kepemimpinan ketua jurusan pada peran kepemimpinannya dalam mengelola program studi, budaya organisasi pada persepsi dosen tentang situasi organisasi terhadap lingkungan internal, kinerja dosen pada profesionalitas berdasarkan ciri-ciri kehandalan dan kepedulian dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, fasilitas pembelajaran pada sarana dan prasarana yang dapat digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran. Metode penelitian digunakan metode survey, pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan melalui angket terhadap 120 orang dosen dan 240 mahasiswa PTAI Penelitian di fokuskan pada Perguruan tinggi agama Islam yang berubah status dari STAIN menjadi IAIN dan dari IAIN menjadi UIN di Jawa Barat.yang diwakili oleh: Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Hasil analisis data diperoleh temuan penelitian di IAIN dan UIN sebagai berikut:(1) kepemimpinan ketua jurusan berkontribusi cukup terhadap proses pelayanan akademik,(2) budaya organisasi berkontribusi rendah terhadap proses pelayanan akademik, (3) kinerja dosen berkontribusi cukup terhadap proses pelayanan akademik (4) fasilitas pembelajaran berkontribusi sangat tinggi terhadap proses pelayanan akademik,(5) kepemimpinan ketua jurusan, budaya organisasi, kinerja dosen dan fasilitas pembelajaran berkontibusi tinggi terhadap proses pelayanan akademik (6) kepemimpinan ketua jurusan, budaya organisasi, kinerja dosen, dan fasilitas pembelajaran secara bersama-sama berkontribusi cukup terhadap mutu pembelajaaran, (7) proses pelayanan akademik berkontribusi cukup terhadap mutu pembelajaran (8) kepemimpinan ketua jurusan, budaya organisasi, kinerja dosen,dan fasilitas pembelajaran berkontibusi tinggi terhadap proses pelayanan akademik dan secara keseluruhan berdampak cukup terhadap mutu pembelajaran. Rekomendasi pertama, kepemimpinan ketua jurusan merupakan faktor penentu dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran, maka diperlukan kepemimpinan yang inovatif dan visioner Kedua, budaya organisasi berpengaruh positif pada tujuan organisasi, maka lingkungan kerja yang kondusif edukatif dapat menentukan peningkatan mutu pembelajaran. Ketiga, kinerja dosen merupakan faktor utama dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran, maka dosen yang memiliki spesipikasi keahlian dan profesional dalam pembelajaran menjdi unsur penentu ketercapaian tujuan. Keempat, fasilitas pembelajaran memiliki hubungan yang sangat berpengaruh terhadap proses pencapaian tujuan, maka untuk mencapai mutu lulusan yang diharapkan perlu ditunjang oleh kelengkapan fasilitas dan keterampilan dosen dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.Kelima, dalam upaya melaksanakan tridharna perguruan tinggi, maka faktor-faktor yang berkontribusi terhadap mutu pembelajaran harus menjadi skala prioritas program peningkatan kualitas lulusan

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Additional Information: No Panggil D ADP HID m-2011
Uncontrolled Keywords: Manajemen mutu, Perguruan Tinggi
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 12 Jun 2014 03:26
Last Modified: 12 Jun 2014 03:26
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/7529

Actions (login required)

View Item View Item