EFEKTIVITAS PENGGUNAAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS BERBAHASA JERMAN SISWA

Rifiyanti, Desty (2014) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS BERBAHASA JERMAN SISWA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Full text not available from this repository.

Abstract

Abstrak Membaca merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menambah pengetahuan. Pengetahuan tersebut dapat berupa informasi yang terdapat dalam berbagai macam media seperti: majalah, buku cerita pendek, novel, koran dan buku pelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Jerman, siswa mempunyai kesulitan dalam memahami inti dari teks bahasa Jerman. Oleh sebab itu, peneliti mencoba memberikan salah satu alternatif berupa penggunaan metode yang cocok agar proses pembelajaran sesuai dengan tujuan belajar. Metode yang akan di ujicobakan dalam kasus ini yaitu metode Cooperative Script. Dalam metode Cooperative Script siswa membaca teks dan bekerja secara berpasangan dengan cara mengikhtisarkan teks yang telah dibaca secara lisan dan bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman sebelum diberikan metode Cooperative Script. 2) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman setelah diberikan metode Cooperative Script. 3) Efektifitas metode Cooperative Script dalam menunjang kemampuan membaca teks berbahasa Jerman siswa SMA. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian one-group-pretest-posttest-design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Pasundan 1 Bandung dan sampel penelitian adalah siswa kelas XI C1 berjumlah 30 orang. Untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara hasil pretest dan posstest maka dilakukan uji signifikasi dengan uji-t. Berikut ini adalah hasil dari penelitian: Dalam pretest (tes awal) diperoleh rata-rata nilai siswa sebesar 79,3 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 70. Hasil posttest (tes akhir) diperoleh nilai rata-rata 87,3 dengan nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 77. Penghitungan uji-t menunjukkan bahwa T_hitung > T_tabel (7,64 > 2,045). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Cooperative Script efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan kepada pengajar agar menggunakan metode Cooperative Script sebagai salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Membaca merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menambah pengetahuan. Pengetahuan tersebut dapat berupa informasi yang terdapat dalam berbagai macam media seperti: majalah, buku cerita pendek, novel, koran dan buku pelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Jerman, siswa mempunyai kesulitan dalam memahami inti dari teks bahasa Jerman. Oleh sebab itu, peneliti mencoba memberikan salah satu alternatif berupa penggunaan metode yang cocok agar proses pembelajaran sesuai dengan tujuan belajar. Metode yang akan di ujicobakan dalam kasus ini yaitu metode Cooperative Script. Dalam metode Cooperative Script siswa membaca teks dan bekerja secara berpasangan dengan cara mengikhtisarkan teks yang telah dibaca secara lisan dan bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman sebelum diberikan metode Cooperative Script. 2) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman setelah diberikan metode Cooperative Script. 3) Efektifitas metode Cooperative Script dalam menunjang kemampuan membaca teks berbahasa Jerman siswa SMA. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian one-group-pretest-posttest-design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Pasundan 1 Bandung dan sampel penelitian adalah siswa kelas XI C1 berjumlah 30 orang. Untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara hasil pretest dan posstest maka dilakukan uji signifikasi dengan uji-t. Berikut ini adalah hasil dari penelitian: Dalam pretest (tes awal) diperoleh rata-rata nilai siswa sebesar 79,3 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 70. Hasil posttest (tes akhir) diperoleh nilai rata-rata 87,3 dengan nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 77. Penghitungan uji-t menunjukkan bahwa T_hitung > T_tabel (7,64 > 2,045). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Cooperative Script efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan kepada pengajar agar menggunakan metode Cooperative Script sebagai salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Membaca merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menambah pengetahuan. Pengetahuan tersebut dapat berupa informasi yang terdapat dalam berbagai macam media seperti: majalah, buku cerita pendek, novel, koran dan buku pelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Jerman, siswa mempunyai kesulitan dalam memahami inti dari teks bahasa Jerman. Oleh sebab itu, peneliti mencoba memberikan salah satu alternatif berupa penggunaan metode yang cocok agar proses pembelajaran sesuai dengan tujuan belajar. Metode yang akan di ujicobakan dalam kasus ini yaitu metode Cooperative Script. Dalam metode Cooperative Script siswa membaca teks dan bekerja secara berpasangan dengan cara mengikhtisarkan teks yang telah dibaca secara lisan dan bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman sebelum diberikan metode Cooperative Script. 2) Kemampuan siswa dalam membaca teks berbahasa Jerman setelah diberikan metode Cooperative Script. 3) Efektifitas metode Cooperative Script dalam menunjang kemampuan membaca teks berbahasa Jerman siswa SMA. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian one-group-pretest-posttest-design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Pasundan 1 Bandung dan sampel penelitian adalah siswa kelas XI C1 berjumlah 30 orang. Untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara hasil pretest dan posstest maka dilakukan uji signifikasi dengan uji-t. Berikut ini adalah hasil dari penelitian: Dalam pretest (tes awal) diperoleh rata-rata nilai siswa sebesar 79,3 dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 70. Hasil posttest (tes akhir) diperoleh nilai rata-rata 87,3 dengan nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 77. Penghitungan uji-t menunjukkan bahwa T_hitung > T_tabel (7,64 > 2,045). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Cooperative Script efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan kepada pengajar agar menggunakan metode Cooperative Script sebagai salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Abstract Lesen ist eine Tatigkeit, durch die man seine Kentnisse erweitern kann. Man findet Informationen in vielen Texten, die in verschiedenen Medien vorkommen z.B: in Magazinen, Kurzgeschichten, Novellen, Zeitungen und Lehrbüchern. Im Deutschunterricht haben die Schüler Schwierigkeiten, die deutschen Texte zu verstehen. Deshalb versucht die Verfasserin, eine Lernalternative vorzuschlagen, nämlich die geeignete Alternative, damit der Unterricht dem Lernziel passt. Bei der Cooperative-Script-Methode arbeiten die Schüler mit einem Partner und dann fassen sie wechselnd, um den gelernten Text zusammen mündlich. Die Ziele dieser Untersuchung sind folgendes herauszufinden; (1) Die Fähigkeit der Schüler beim Lesen der deutschen Texte vor dem Einsetzen der Cooperative Script, (2) die Fähigkeit der Schüler beim Lesen der deutschen Texte nach dem Einsetzen Cooperative Script, (3) die Effektivität der Cooperative Script bei der Erhöhung der Schülerfähigkeit beim Lesen der deutsche Texte. Bei dieser Untersuchung wurde die Quasi Experimentsmethode mit one-group-Pretest-Posttest-Design verwendet. Die Population der Untersuchung waren alle Schüler in der 11.Klasse an der SMA Pasundan 1 Bandung und die Probanden waren die Schüler in der 11.Klasse der Sozialwissenschaft, die aus 30 Schülern besteht. Um die Unterschiede zwichen dem durchschnitlichen Ergebnis von dem Vortest und von dem Nachtest zu wissen, wurde t-test benutzt. Hier sind die Ergebnisse der Untersuchung: Im Pretest (Vortest) war die durchschnittliche Note der Schüler 79,3, die höchste war 88 und die niedrigste war 70. Im Posttest (Nachtest) war die durchschnitliche Note der Schüler 87,3, die höchste war 98 und die niedrigste 77. Von der Berechnung der t-dependen-Probe ist es gezeigt, dass T_Test höher als T_tabelle ( 7,64 > 2,045) ist. Das heißt, es gibt einen signifikanten Unterschied zwischen den Vortestergebnissen und den Nachtestergebnissen. Das bedeutet, dass die Cooperative Script effektiv ist, um die Fähigkeit der Schüler beim Lesen der deutschen Texte zu steigern. Aufgrund der Untersuchungsergebnisse schlägt die Verfasserin vor, dass Deutschlehrende die Cooperative Script im Deutschunterricht einsetzen sollten.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 02 Jul 2014 07:19
Last Modified: 02 Jul 2014 07:19
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/6863

Actions (login required)

View Item View Item