DUKUNGAN SOSIAL PADA PENDERITA KANKER NASOFARING BERDASARKAN GENDER : Studi Multi-Kasus terhadap Empat Orang Pasien Kanker Nasofaring di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Lorinda, Regina (2014) DUKUNGAN SOSIAL PADA PENDERITA KANKER NASOFARING BERDASARKAN GENDER : Studi Multi-Kasus terhadap Empat Orang Pasien Kanker Nasofaring di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Title.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Abstract.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Table of Content.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Chapter 1.pdf

Download (260kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0905937_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (325kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Chapter 3.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0905937_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (719kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Chapter 5.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0905937_Bibliography.pdf

Download (320kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0905937_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penderita KNF rentan mengalami berbagai masalah psikologis. Oleh karena itu, pengobatan terhadap penderita KNF sebaiknya disertai dengan dukungan sosial dari orang-orang di sekitar mereka yang dapat memberikan manfaat positif dan membantu mengurangi beban psikologis mereka. Terlepas dari manfaat dukungan sosial bagi penderita KNF, ternyata dukungan sosial berbeda pada laki-laki dan perempuan. Perempuan cenderung membangun hubungan interpersonal yang lebih dekat dan memiliki teman dekat yang lebih banyak sehingga memiliki investasi yang lebih besar dalam dukungan sosial daripada laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan sosial pada penderita kanker nasofaring berdasarkan gender di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini melibatkan dua orang penderita KNF laki-laki berusia 35 tahun dan dua orang penderita KNF perempuan berusia 37 dan 36 tahun. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui metode wawancara mendalam dan observasi partisipan. Data yang telah diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Keabsahan data diuji dengan melakukan pengecekan sejawat, triangulasi sumber dan triangulasi teknik, menggunakan referensi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua penderita KNF perempuan membutuhkan lebih banyak dukungan sosial dibandingkan kedua penderita KNF laki-laki, terutama dukungan emosional. Selama menderita KNF, kedua subjek perempuan membutuhkan perhatian yang lebih dari keluarga, sementara kedua subjek laki-laki hanya ingin diperhatikan secara wajar dan tidak berlebihan. Kedua penderita kanker nasofaring perempuan juga ingin diperhatikan dan diberikan dorongan semangat dari jaringan yang lebih luas dibandingkan laki-laki yang hanya mengharapkan dorongan semangat dari orang terdekat, terutama keluarga. Selain itu, dalam pengambilan keputusan mengenai pengobatan, kedua penderita KNF laki-laki lebih dapat mengambil keputusan sendiri mengenai pengobatannya, sedangkan kedua penderita KNF perempuan membutuhkan lebih banyak bantuan dan dukungan untuk mengambil keputusan. Kata kunci: kanker nasofaring, dukungan sosial, gender The treatment of NPC patients can lead variety of psychological problems. Therefore, treatment of patients with NPC should be accompanied by social support from people around them who can provide positive benefits and help reduce their psychological burden. Aside from the benefits of social support for patients with NPC, it turns out that social support is different in men and women. Women tend to build interpersonal relationships more closely than men. Women also have more close friends than men so that they have greater investment in social support than men. The purpose of this study is to describe social support in patients with nasopharyngeal cancer according to gender in Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung. The study involved two men with NPC whose 35 years old and two women with NPC whose 37 and 36 years old. Sampling took by using purposive sampling method. Data collection obtained through in-depth interviews and participant observations. The data have been analyzed through data reduction, data display, and data verification. The validity of the data was tested by colleague check, source and technique triangulation, using references, and member checks. The results showed that both women with NPC need more social support than both men, especially in emotional support. During suffer NPC, two female subject require more cares from the family, while two male subject just want to be cared naturally instead of turning excessive. Both women with NPC also want to be noticed and given the encouragement from wider network than both men with NPC who only expect the encouragement from nearest people, especially from family members. Moreover, in making decisions about treatment, both male subject with NPC can make their own decisions about their treatment, while both female subject need more help and support to make decisions. Keywords : nasopharyngeal cancer, social support, gender

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 14 Feb 2014 02:16
Last Modified: 14 Feb 2014 02:16
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/6478

Actions (login required)

View Item View Item