PETA POLITIK PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 1999 DI JAWA BARAT

Hanifah, Setia Rohman (2014) PETA POLITIK PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 1999 DI JAWA BARAT. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Title.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Abstract.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Table_of_Content.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Chapter1.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0906595_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (363kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Chapter3.pdf

Download (349kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0906595_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (800kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Chapter5.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0906595_Bibliography.pdf

Download (286kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0906595_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (241kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi ini berjudul “Peta Politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Pemilihan Umum Tahun 1999 di Jawa Barat”. Masalah utama yang dibahas dalam skripsi ini adalah “Bagaimana upaya-upaya politik yang dilakukan PPP dalam meraih suara pada Pemilu 1999 di Jawa Barat?“ Masalah utama tersebut kemudian dijabarkan dalam beberapa pertanyaan penelitian, yaitu (1) Bagaimana gambaran umum sistem kepartaian di Indonesia tahun 1971-1999? (2) Bagaimana perkembangan PPP tahun 1977-1998 di Jawa Barat? (3) Bagaimana strategi PPP dalam meraih suara pada Pemilu 1999 di Jawa Barat? (4) Bagaimana pelaksanaan Pemilu 1999 di Jawa Barat? (5) Bagaimana dampak hasil Pemilu 1999 terhadap perkembangan PPP di Jawa Barat?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang meliputi pengumpulan sumber baik sumber lisan maupun tulisan, kritik sumber, interpretasi dan historiografi, serta menggunakan teknik wawancara terhadap narasumber. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kepartaian di Indonesia pada tahun 1971-1998 merupakan sistem kepartaian hegemoni dan berubah menjadi sistem multipartai pada tahun 1999. Pada masa Orde Baru kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terhadap partai politik cukup ketat, sehingga perkembangan PPP pada tahun 1977-1998 di Jawa Barat berada di bawah kendali pemerintah. Peralihan dari Orde Baru menuju reformasi memberikan perubahan politik sehingga diadakanlah Pemilu 1999, strategi yang dilakukan PPP pada Pemilu 1999 di Jawa Barat diantaranya dengan melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat yang berpengaruh baik tokoh agama maupun tokoh yang dituakan, melakukan pendekatan program, melakukan konsolidasi partai, dan melakukan pengembangan jaringan dengan melakukan silaturahmi ke lembaga pendidikan Islam terutama terhadap pesantren-pesantren yang berada di daerah Jawa Barat. Secara umum pelaksanaan Pemilu 1999 di Jawa Barat berjalan tertib, aman, dan lancar kendati ada beberapa hambatan di lapangan, seperti adanya pelanggaran batas waktu pencoblosan, aksi penolakan pemilih mencelupkan jari tangannya ke tinta, dan adanya praktek serangan fajar menjelang pemungutan suara oleh salah satu partai politik. Peta politik PPP menunjukkan bahwa PPP berhasil menempati urutan ketiga dengan perolehan 14 kursi di DPRD Jawa Barat, sebagai basis utamanya adalah Tasikmalaya. Setelah berlangsungnya Pemilu 1999 terdapat beberapa dampak terhadap perkembangan PPP di Jawa Barat antara lain, adanya pertambahan jumlah kepengurusan harian di DPW PPP Jawa Barat, dan program kerja partai yang lebih beragam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah sumber literatur mengenai perkembangan partai politik di Indonesia, dan dapat dijadikan sebagai kerangka berpikir untuk penelitian selanjutnya. This study was entitled "Political Map of the United Development Party (PPP) in the 1999 General Election in West Java". The main problem discussed in this study is "How can the political efforts made in reaching the vote of PPP in the 1999 elections in West Java?" The main problem is translated into the following questions : (1) How is the general picture of the party system in Indonesia in 1971-1999? (2) How does the development of PPP in 1977-1998 in West Java? (3) How does the PPP strategy in gaining a voice in the 1999 elections in West Java? (4) How does the implementation of the 1999 elections in West Java ? (5) How does the impact of the results of the 1999 elections against the PPP development in West Java?. The method that used in this research is a method of collecting historical sources include both oral and written sources, source criticism, interpretation and historiography, as well as the use of the informant interview techniques. The findings of this study indicate that the system of the party in Indonesia in 1971-1998 is hegemony system and turned into a multiparty system in 1999. During the Orde Baru government policies towards political parties is quite tight, so the development of PPP in the year 1977-1998 in West Java are under government control. The transition from Orde Baru to the reforms gave the political changes that they held the 1999 elections, the PPP strategy undertaken in the 1999 elections in West Java to approach them with influential community leaders both religious leaders and elder leaders, program approach, to consolidate the party, and to develop a network by gathering all Islamic institutions, especially the boarding schools are located in areas of West Java. In general, the implementation of the 1999 elections in West Java running an orderly, saf , and well despite a few obstacles in the field, such as a violation of the voting deadline, the action of voter rejection dipping his finger into the ink, and the practice of dawn raids ahead of the vote by one party politics. Political map shows that the PPP PPP managed third place with 14 seats in parliament acquisition of West Java, as its main base is Tasikmalaya. After the 1999 election, there are several ongoing impact on the development of PPP in West Java, among others, the existence of the number of daily management in West Java branch of the PPP, and the work program more diverse party. The results of this study are expected to add to the source literature on the development of political parties in Indonesia, and can serve as a framework for future research.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 13 Feb 2014 07:31
Last Modified: 05 Jan 2015 06:31
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/6466

Actions (login required)

View Item View Item