PENGEMBANGAN VIRTUAL LABORATORIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE: upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah peserta didik SMA pada materi perubahan lingkungan

Anggi Angreani, - (2021) PENGEMBANGAN VIRTUAL LABORATORIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE: upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah peserta didik SMA pada materi perubahan lingkungan. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_BIO_1907252_Tittle.pdf

Download (428kB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Chapter1.pdf

Download (234kB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (447kB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Chapter3.pdf

Download (523kB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Chapter5.pdf

Download (190kB)
[img] Text
T_BIO_1907252_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Perkembangan teknologi dan kemampuan manusia yang semakin baik tak jarang jika saat ini banyak ahli yang mengembangkan berbagai media pembelajaran online, seperti virtual laboratorium. Virtual laboratorium merupakan suatu media yang mendukung pembelajaran khususnya kegiatan praktikum secara online pada situasi pandemi Covid-19. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengembangkan virtual laboratorium yang dapat memfasilitasi kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah. Kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah diukur dalam penelitian ini, guna untuk melihat kelayakan virtual laboratorium. Kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah penting dimiliki oleh seseorang untuk mendukung upaya mengatasi masalah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengembangan, dengan prosedur desain pengembangan virtual laboratorium ADDIE. ADDIE terdiri dari tahapan Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi). Tahapan implementasi, dilaksanakan uji coba pengembangan virtual laboratorium melalui quasy eksperimen, dengan Pretes and postes Control Group Design. Total sampel sebanyak 70 peserta didik kelas X SMAN. Instrumen penelitian yang digunakan berupa analisis dokumen, tes, angket literasi lingkungan dan angket tanggapan virtual laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtual laboratorium yang dikembangkan sangat layak (95%) untuk digunakan khusus nya dalam memfasilitasi kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah. Kemampuan literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah termasuk kategori baik sekali dengan profil nilai akhir masing-masing sebesar 81 dan 83. Kata kunci: Virtual Laboratorium, Pembelajaran Online, Kemampuan Literasi Lingkungan, Kemampuan Memecahkan Masalah, Perubahan Lingkungan. Technological developments and human capabilities are getting better, it is not uncommon for many experts to develop various online learning media, such as virtual laboratories. Virtual laboratory is a media that supports learning, especially online practicum activities in the Covid-19 pandemic situation. This research generally aims to develop a virtual laboratory that can facilitate environmental literacy and problem solving skills. Environmental literacy and problem-solving skills were measured in this study, in order to see the feasibility of the virtual laboratory. Environmental literacy and problem-solving skills are important for a person to support efforts to overcome environmental problems. The research method used is the development method, with the ADDIE virtual laboratory development design procedure. ADDIE consists of the stages of Analyze (analysis), Design (design), Develop (development), Implement (implementation), and Evaluate (evaluate). In the implementation stage, a virtual laboratory development trial was carried out through quasy experiments, with Pretest and Posttest Control Group Design. The total sample is 70 students of class X SMAN. The research instruments used were document analysis, tests, environmental literacy questionnaires and virtual laboratory response questionnaires. The results showed that the developed virtual laboratory was very feasible (95%) to be used specifically in facilitating environmental literacy skills and problem solving skills. Environmental literacy and problem-solving skills are categorized as very good with a final score profile of 81 and 83, respectively. Keywords: Virtual Laboratory, Online Learning, Environmental Literacy Ability, Problem Solving Ability, Environmental Change.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: Virtual Laboratorium, Pembelajaran Online, Kemampuan Literasi Lingkungan, Kemampuan Memecahkan Masalah, Perubahan Lingkungan.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Biologi S-2
Depositing User: Anggi Angreani
Date Deposited: 31 Aug 2021 03:45
Last Modified: 31 Aug 2021 03:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/64572

Actions (login required)

View Item View Item