PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGEMBANGKAN STATUS IDENTITAS AGAMA SISWA :Studi Deskriptif Terhadap Siswa Kelas XI SMA Kartika Siliwangi II Bandung Tahun Ajaran 2009/2010:

Erna Rahmah Fauziah, - (2010) PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGEMBANGKAN STATUS IDENTITAS AGAMA SISWA :Studi Deskriptif Terhadap Siswa Kelas XI SMA Kartika Siliwangi II Bandung Tahun Ajaran 2009/2010:. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PPB_054818_Table_of_content.pdf

Download (252kB)
[img] Text
S_PPB_054818_Chapter1.pdf

Download (292kB)
[img] Text
S_PPB_054818_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (305kB)
[img] Text
S_PPB_054818_Chapter3.pdf

Download (328kB)
[img] Text
S_PPB_054818_Chapter5.pdf

Download (253kB)
[img] Text
S_PPB_054818_Bibliography.pdf

Download (254kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Salah satu isu sentral pada masa remaja adalah perkembangan identitas diri yang memberikan dasar bagi perkembangan remaja pada masa selanjutnya. Identitas diri dalam dimensi agama pada masa remaja merupakan masa yang sulit, karena belum menjadi bagian dari pribadi mereka. Identitas agama muncul melalui dua komponen, yaitu eksplorasi dan komitmen. Remaja yang memiliki keteguhan diri (komitmen) dalam keyakinan agama, sebagai buah dari eksplorasi dan komitmen, akan menjadikan agama sebagai landasan setiap perilakunya sehingga tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan sosial yang negatif, sebaliknya remaja yang mengalami kegagalan dalam mencapai identitas keyakinan agamanya akan kebingungan dengan pegangan hidup yang berdampak pada merosotnya moral. Untuk mewujudkan remaja yang memiliki keteguhan diri dalam keyakinan agama maka diperlukan suatu upaya yang dapat membantu remaja dalam mengembangkan identitas agama. Penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mendapatkan rumusan program bimbingan untuk mengembangkan status identitas agama siswa, berdasarakan gambaran status identitas agama yang didapatkan melalui penyebaran angket eksplorasi dan komitmen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dan kuantitatif yang digunakan untuk mengungkap gambaran status identitas agama siswa kelas XI SMA Kartika Siliwangi II Bandung Tahun Ajaran 2009/2010. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Untuk memperoleh data mengenai gambaran status identitas agama siswa dan program bimbingan digunakan 3 (tiga) alat/instrumen yaitu : angket, pedoman wawancara dan pedoman observasi. Alat/instrumen berupa angket pengungkap gambaran status identitas agama siswa diberikan kepada siswa kelas XI SMA Kartika Siliwangi II Bandung Tahun Ajaran 2009/2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada identity foreclosure sebanyak 47%, identity achievement sebanyak 44%, identity diffusion sebanyak 5%, dan identity moratorium sebanyak 3%. Ini mengindikasikan siswa kelas XI SMA Kartika Siliwangi II Bandung memiliki komitmen yang cukup kuat terhadap ajaran agamanya walaupun tanpa dibarengi eksplorasi yang kuat untuk meneguhkan kembali keyakinan agamanya.Rekomendasi yang dapat diberikan, yaitu kepada : (1) Sekolah, diharapkam dapat memfasilitasi dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan siswa dalam dimensi agama, (2) guru BK, diharapkan dapat memberikan layanan bimbingan yang bersifat responsif dan pengembangan kepada siswa, (3) Peneliti selanjutnya agar mengkaji dan mengaplikasikan program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan status identitas agama yang telah disusun.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING, MENGEMBANGKAN STATUS IDENTITAS AGAMA, SISWA.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 09 Aug 2021 03:57
Last Modified: 09 Aug 2021 03:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/63510

Actions (login required)

View Item View Item