HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN MOTIVASI UNTUK PULIH PADA PECANDU NAZA : Studi Pada Pecandu NAZA Yang Sedang Menjalani Rehabilitasi di Balai Pemulihan Sosial Pamardi Putera Lembang

Sinta Damayanti, - (2009) HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN MOTIVASI UNTUK PULIH PADA PECANDU NAZA : Studi Pada Pecandu NAZA Yang Sedang Menjalani Rehabilitasi di Balai Pemulihan Sosial Pamardi Putera Lembang. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_psi_054934_table_of_content.pdf

Download (248kB)
[img] Text
s_psi_054934_chapter1.pdf

Download (288kB)
[img] Text
s_psi_054934_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (370kB)
[img] Text
s_psi_054934_chapter3.pdf

Download (320kB)
[img] Text
s_psi_054934_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (321kB)
[img] Text
s_psi_054934_chapter5.pdf

Download (244kB)
[img] Text
s_psi_054934_bibliography.pdf

Download (264kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena yang menunjukkan bahwa jumlah pengguna NAZA di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meningkatnya pengguna NAZA dapat disebabkan karena penggunaan NAZA yang terus menerus dapat menyebabkan ketergantungan bagi penggunaanya. Menghilangkan ketergantungan secara psikologis yang ditimbulkan oleh penggunaan NAZA dibutuhkan waktu yang relatif lebih lama jika dibandingkan ketergantungan secara fisik. Oleh sebab itu maka dibutuhkanlah motivasi untuk pulih agar dapat menghilangkan ketergantungannya tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi untuk pulih yaitu konsep diri yang dimilikinya. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka diadakan penelitian mengenai hubungan antara konsep diri dengan motivasi untuk pulih pada pecandu NAZA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan teknik korelasional, dimana untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan pengujian statistik parametrik dengan menggunakan metode uji korelasi product moment, dengan menetapkan taraf signifikansi sebesar 5%. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari pecandu yang sedang menjalani rehabilitasi di Balai Pemulihan Sosial Pamardi Putera Lembang yang berjumlah 67 orang. Data penelitian diungkap dengan menggunakan dua kuesioner yaitu kuesioner konsep diri dan kuesioner motivasi untuk pulih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri dan motivasi untuk pulih memiliki hubungan yang signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,295 dan signifikasi 0,015. Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif tingkat konsep diri yang dimiliki oleh pecandu NAZA maka semakin tinggi pula tingkat motivasi untuk pulih yang dimilikinya, dan semakin negatif tingkat konsep diri yang dimiliki oleh pecandu NAZA maka semakin rendah pula tingkat motivasi untuk pulih yang dimilikinya. Berdasarkan hasil penelitian ini, rekomendasi yang dapat diberikan antara lain yaitu kepada pihak lembaga ada baiknya lebih mampu menciptakan suasana hangat di lingkungan panti dan juga program-program yang dapat meningkatkan tingkat motivasi untuk pulih dan juga konsep diri pada diri pecandu yang sedang menjalani rehabilitasi di sana. Selanjutnya untuk peneliti yang akan datang diharapkan dapat melakukan penelitian yang lebih komperensif lagi, yakni dengan menambahkan jumlah sampel, sampel dengan karakteristik yang berbeda, menggunakan metode yang berbeda, dan menambahkan variabel-variabel lain yang berhubungan dengan konsep diri dan motivasi untuk pulih.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: konsep diri, motivasi untuk pulih, pecandu naza.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Cintami Purnama Rimba
Date Deposited: 04 Aug 2023 06:52
Last Modified: 04 Aug 2023 06:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/63299

Actions (login required)

View Item View Item