PENERIMAAN DIRI ANAK JALANAN YANG MENYALAHGUNAKAN ZAT ADIKTIF LEM AIBON : Studi Kasus pada Anak Jalanan di Bandung

Novia Hastaria, - (2011) PENERIMAAN DIRI ANAK JALANAN YANG MENYALAHGUNAKAN ZAT ADIKTIF LEM AIBON : Studi Kasus pada Anak Jalanan di Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSI_0607984_Table_of_content.pdf

Download (254kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Chapter1.pdf

Download (277kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (343kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Chapter3.pdf

Download (303kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (643kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Chapter5.pdf

Download (260kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Bibliography.pdf

Download (252kB)
[img] Text
S_PSI_0607984_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (534kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Setiap tahunnya jumlah anak jalanan yang berada di kota Bandung meningkat. Pekerjaan yang mereka lakukan tiap harinya beraneka ragam, baik itu sebagai pengamen, pemulung, peminta-minta, dan penjual asongan. Kehidupan yang sangat bebas pada anak jalanan, membuat anak jalanan bertindak semaunya sehingga menimbulkan asumsi di masyarakat bahwa anak jalanan adalah anak-anak nakal yang suka mabuk-mabukkan, dan bertindak kriminil. Meskipun anggapan tersebut telah melekat pada anak jalanan namun tidak semua anak jalanan memiliki perilaku seperti itu. Dari semua permasalahan yang ada pada anak jalanan maka peneliti memfokuskan penelitian pada penerimaan diri dan penyalahgunaan zat adikitf berupa lem aibon pada tiga subjek anak jalanan. Penerimaan diri adalah sejauh mana seseorang yang menerima karakteristik personal guna untuk menjalani kelangsungan hidupnya. Dalam penelitian ini teori penerimaan diri yang digunakan adalah teori Jersild. Dari penelitian yang dilakukan, didapatlah hasil bahwa tiga subjek penelitian memiliki penerimaan diri yang berbeda-beda. Subjek pertama S memiliki penerimaan diri yang cenderung negatif, subjek kedua Y memiliki penerimaan diri yang negatif, dan subjek ketiga yaitu R memiliki penerimaan diri yang positif. Sedangkan untuk penyalahgunaan zat berupa lem aibon ditemukan bahwa S memiliki penyalahgunaan zat adiktif berupa penyalahgunaan zat secara eksperimental. Pada Y dan R jenis penyalahgunaan zat adiktif berupa penyalahgunaan zat berupa situasional. Penyebab dari penyalahgunaan zat lem aibon ini sendiri beraneka ragam, namun penyebab utamanya yaitu keluarga dan teman-teman di lingkungan mereka.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Penerimaan diri, penyalahgunaan zat adiktif lem aibon, anak jalanan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 19 Jul 2021 09:20
Last Modified: 19 Jul 2021 09:20
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/62361

Actions (login required)

View Item View Item