MENGATASI KESULITAN SISWA KELAS V SDN PASIREURIH 1 DALAM MEMBACA PEMAHAMANMENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE CIRC

Apriani, Vina (2013) MENGATASI KESULITAN SISWA KELAS V SDN PASIREURIH 1 DALAM MEMBACA PEMAHAMANMENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE CIRC. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Title.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Abstract.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Table_of_content.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Chapter1.pdf

Download (281kB) | Preview
[img] Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (306kB)
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Chapter3.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (320kB)
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Chapter5.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Bibliography.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text
S_BHS_KDSERANG_0903776_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (274kB)

Abstract

Pembelajaran membaca pemahaman di sekolah dasar merupakan bagian dari pembelajaran bahasa Indonesia. Siswa kelas V idealnya mampu memahami ragam teks bacaan dengan berbagai teknik membaca melalui membacakan teks untuk orang lain, cerita rakyat dan cerita lama yang populer. Pada kenyataannya, dalam pembelajaran membaca pemahaman, keterampilan tersebut kurang dikembangkan sehingga kemampuan membaca pemahaman belum optimal. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengatasi kesulitan siswa dalam membaca pemahaman, yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. pembelajaran difokuskan pada pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan model cooperative learning. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga aspek, yakni aspek perencanaan tindakan, aspek pelaksanaan tindakan, dan evaluasi. Setelah dilakukan siklus tindakan yang dilakukan dalam dua siklus, siklus tindakan ini meliputi pra siklus, siklus I dan siklus II. Peningkatan kemampuan tersebut mencakup proses maupun hasil membaca pemahaman. Pemerolehan hasil nilai siswa yaitu: Pra siklus 59,28, siklus I 67, 14 dan siklus II 82, 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca intensif siswa meningkat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran membaca pemahaman menggunakan model cooperative learning yang dilaksanakan pada siswa kelas V akan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Disarankan kepada guru untuk menerapkan pembelajaran membaca pemahaman, dengan membuat perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran membaca melalui langkah-langkah tahap prabaca, saat baca, dan pascabaca, serta melaksanakan evaluasi baik proses maupun hasil. Maka rekomendasi yang dapat diberikan bagi guru, kelompok kerja guru (KKG), kepala sekolah, kepala UPT, sebagai peneliti, model pembelajaran ini harus berjalan secara intensif sehingga dapat meningkatkan pembelajaran membaca pemahaman.Vina Apriani

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: ?? 400 ??
?? 410 ??
?? IP ??
Universitas Pendidikan Indonesia > UPI Kampus Serang
Universitas Pendidikan Indonesia > UPI Kampus Serang > PGSD UPI Kampus Serang
Divisions: UPI Kampus Serang > PGSD UPI Kampus Serang
Depositing User: UPI Kampus Serang
Date Deposited: 27 Jan 2014 06:30
Last Modified: 27 Jan 2014 06:30
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/5852

Actions (login required)

View Item View Item