ANALISIS KUALITATIF TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN KERANGKA LANE DITINJAU DARI TINGKAT PERCAYA DIRI

Ayu Faidatul Hasanah, - (2020) ANALISIS KUALITATIF TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN KERANGKA LANE DITINJAU DARI TINGKAT PERCAYA DIRI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_MAT_1605882_Title.pdf

Download (759kB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Chapter1.pdf

Download (393kB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (462kB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Chapter3.pdf

Download (607kB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Chapter5.pdf

Download (263kB)
[img] Text
S_MAT_1605882_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (5MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis menjadi salah satu bagian penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis pada jawaban tulis tangan siswa di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Apabila siswa mampu mengutarakan pendapat dan idenya dengan tulisan yang sering ditemukan pada saat mereka mengumpulkan tugas ataupun ulangan dapat dikatakan siswa sudah memperoleh kemampuan komunikasi matematis tertulis yang baik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif studi kasus. Pengambilan data dilakukan secara daring (dalam jaringan) dengan memberikan tes uraian komunikasi matematis tertulis kepada 5 siswa kemudian hasil jawaban difoto dan dikirim kepada peneliti. Wawancara dan dokumentasi siswa dijadikan sebagai instrumen penunjang. Kemudian, percaya diri dalam pembelajaran matematika diperlukan agar siswa yakin dengan kemampuan diri tanpa bertumpu pada jawaban teman. Data percaya diri didapat dengan memberikan angket percaya diri tipe pertanyaan tertutup. Diperoleh responden sebanyak 67 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa SMP kelas VII di Kota Bandung dan percaya diri dalam pelajaran matematika bervariasi, mengacu pada kerangka Lane (1993) siswa yang memberikan penjelasan tertulis lengkap pada proses solusi yang digunakan; penjelasan membahas apa yang telah dilakukan, dan mengapa dilakukan termasuk kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi. Namun jika memberikan penjelasan minimal tentang proses solusi; mungkin gagal untuk menjelaskan atau mungkin menghilangkan bagian penting dari permasalahan (soal); penjelasan masalah tidak sesuai dengan solusi yang dituliskan termasuk kategori kemampuan komunikasi matematis rendah. Kemudian, percaya diri tidak selalu sejalan dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Diperoleh siswa yang percaya dirinya tinggi namun kemampuan komunikasi matematis tertulis rendah atau sebaliknya. Mathematical communication skills are an important part of learning math. The purpose of this study is to analyze the mathematical communication skills of students' handwritten answers at Bandung State Middle School. If students are able to express their opinions and ideas in writing that are often found when they are collecting assignments or tests, it can be said that students have acquired good written mathematical communication skills. The study was conducted using a qualitative case study method. The data was collected online by conducting a written mathematical communication description test on five students, and the results of the responses were photographed and sent to the researchers. Student interviews and documentation are used as a means of support. In order for students to be confident in their abilities without relying on their friends' answers, they need confidence in learning math. Confidence data is obtained by providing a confident questionnaire with closed question type. The respondents obtained were 67 students. As a result, Bandung's 7th grade junior high school students had varying written mathematical communication skills and confidence in learning math referred to Lane's framework (1993), which provided a complete written explanation of the resolution process used. The description describes what was done and why it was done, including the category of high mathematical communication skills. However, if it provides a minimal explanation of the solution process; may fail to explain or may omit an important part of the problem (question); the explanation of the problem does not match the written solution, including the category of low mathematical communication skills. Then confidence does not always match the student's mathematical communication skills. Obtained by students who have high confidence but low written mathematical communication skills or vice versa.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Komunikasi Matematis, Kerangka Lane, dan Percaya Diri
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Ayu Faidatul Hasanah
Date Deposited: 04 Jan 2021 04:45
Last Modified: 04 Jan 2021 04:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/57998

Actions (login required)

View Item View Item