KASUS KEMAMPUAN BERBAHASA PASIEN STROKE ISKEMIK: KAJIAN LINGUISTIK KLINIS

Willyana, M.Pd, Willyana (2020) KASUS KEMAMPUAN BERBAHASA PASIEN STROKE ISKEMIK: KAJIAN LINGUISTIK KLINIS. S3 thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA.

[img] Text
D_LING_1201088_Title.pdf

Download (937kB)
[img] Text
D_LING_1201088_Chapter1.pdf

Download (729kB)
[img] Text
D_LING_1201088_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
D_LING_1201088_Chapter3.pdf

Download (850kB)
[img] Text
D_LING_1201088_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
D_LING_1201088_Chapter5.pdf

Download (688kB)
[img] Text
D_LING_1201088_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

ABSTRAK KASUS KEMAMPUAN BERBAHASA PASIEN STROKE ISKEMIK: KAJIAN LINGUISTIK KLINIS Masih terbatasnya penanganan gangguan kemampuan berbahasa pada penderita stroke iskemik yang dilakukan oleh keluarga, rumah sakit dan ahli terapi wicara, serta terbatasnya penelitian linguistik klinis khususnya gangguan kemampuan berbahasa penderita stroke iskemik menjadi alasan utama dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh letak lesi pada otak yang dialami oleh penderita stroke iskemik terhadap kemampuan berbahasa, mendeskripsikan pola-pola gangguan berbahasa yang dialami oleh penderita stroke iskemik dan menyimpulkan perbandingan pola-pola gangguan berbahasa yang dialami oleh penderita stroke iskemik. Linguistik klinis adalah linguistik terapan yang mempertemukan ilmu linguistik dan ilmu kedokteran secara interdisipliner untuk mengkaji gangguan berbahasa yaitu gangguan tuturan dan gangguan pengiriman serta penerimaan pesan. Studi kasus adalah metode dari penelitian ini, dengan melibatkan tiga orang partisipan yang mengalami stroke iskemik. Tes TADIR (Tes Afasia, Diagnosis, Informasi, dan Rehabilitasi) digunakan untuk memperoleh data kemampuan berbahasa dan pola gangguan berbahasa pada partisipan. Surat keterangan dokter dan studi dokumen digunakan untuk mengetahui letak lesi yang terjadi pada otak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak lesi pada otak di area lobus frontal kiri, borderzone area transkortikal motorik menyebabkan kemampuan berbahasa mengalami gangguan pada kemampuan berbicara, menyimak, membaca dan menulis. Namun sedikit terganggu dan normal pada kemampuan meniru sub kemampuan berbicara. Sedangkan letak lesi di area lobus frontal kiri, area broca (brodmann nomor 44 dan 45) menyebabkan semua kemampuan berbahasa mengalami gangguan, baik kemampuan berbicara, menyimak, membaca dan menulis. Pola-pola gangguan berbahasa yang dialami oleh penderita stroke iskemik (1) afasia, dengan jenis sindrom afasia tidak lancar transkortikal motorik dan broca; (2) parafasia literal; (3) parafasia verbal; (3) parafasia morfemik dan (5) neologisme. Perbandingan pola gangguan berbahasa yang dialami oleh penderita stroke iskemik adalah, ketiga partisipan mengalami afasia dengan jenis afasia tidak lancar sindrom afasia transkortikal motorik dan broca. Penderita stroke iskemik dengan afasia transkortikal motorik mengalami parafasia literal dengan jenis omisi, adisi dan subtitusi, sementara penderita stroke iskemik dengan afasia broca mengalami omisi dan subtitusi. Penderita stroke iskemik dengan afasia transkortikal dan broca sama-sama mengalami parafasia verbal dengan jenis hipernim, hiponim, ketidaksesuaian dan oposisi. Parafasia morfemik jenis awalan dialami oleh penderita stroke iskemik sindrom transkortikal motorik sementara sindrom broca mengalami parafasia morfemik jenis akhiran, dan semua partisipan mengalami neologisme. Oleh karena itu, pihak keluarga, rumah sakit dan terapi wicara harus memahami betul pengaruh letak lesi terhadap kemampuan berbahasa dan pola-pola gangguan berbahasa, agar dapat memberikan penanganan yang tepat terhadap pasien stroke iskemik yang mengalami gangguan berbahasa. Kata kunci : kemampuan berbahasa, linguistik klinis, stroke iskemik

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S3)
Uncontrolled Keywords: kemampuan berbahasa, linguistik klinis, stroke iskemik
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Linguistik S-3
Depositing User: Wilyana, M. Pd.
Date Deposited: 05 Jan 2021 06:33
Last Modified: 05 Jan 2021 06:33
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/57656

Actions (login required)

View Item View Item