KAJIAN STRUKTUR DAN FUNGSI PENDIDIKAN DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT KANEKES

Endin Muslihin, - (2002) KAJIAN STRUKTUR DAN FUNGSI PENDIDIKAN DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT KANEKES. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_BIND_009746_Table_of_Content.pdf

Download (261kB)
[img] Text
T_BIND_009746_Chapter1.pdf

Download (409kB)
[img] Text
T_BIND_009746_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_BIND_009746_Chapter3.pdf

Download (263kB)
[img] Text
T_BIND_009746_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_BIND_009746_Chapter5.pdf

Download (442kB)
[img] Text
T_BIND_009746_Bibliography.pdf

Download (255kB)
[img] Text
T_BIND_009746_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Untuk dapat mencapai tujuan penelitian ini, maka penulis menggunakan perumusan masalah. Perumusan itu berkenaan dengan struktur, fungsi pendidikan yang terkandung dalam tradisi lisan masyarakat Kanekes, ciri ketradisian dan kelisanan, keberlakuan fungsi pendidikan, dan keberlakuan konteks tradisi lisan dengan masyarakat pendukungnya. Populasi penelitian ini adalah seluruh tradisi lisan yang ada di wilayah kanekes. Sampel penelitian adalah sejumlah tradisi lisan yang berhasil direkam, yaitu enam tuturan cerita rakyat, satu tuturan tentang hukum adat dan satu tuturan tentang teknologi tradisional. Penelitian menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik observasi, penelitian lapangan, wawancara, dan telaah pustaka. Instrumen yang digunakan adalah sejumlah pertanyaan sebagai acuan dan format kisi-kisi analisis serta didukung dengan peralatan (ape recorder dan camera . Data yang terkumpul berupa teks dan konteks tuturan tradisi lisan dalam lingkungan masyarakat Kanekes. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Kanekes sebagai pewaris aktif (acfive bearers) tradisi lisan tersebut. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah delapan tradisi lisan dapat direkam dan dianalisis. Delapan tradisi lisan tersebut adalah enam cerita rakyat, satu tuturan teknologi tradisional satu tuturan hukum adat. sesederhana apapun bentuknya, kedelapan tradisi lisan tersebut semuanya mempunyai struktur, baik struktur berupa unsur instrinsik maupun struktur tuturan. Fungsi pendidikan (pedagogical device) yang terkandung dalam tradisi lisan serta konteksnya di masyarakat Kanekes memegang peranan yang sangat dominan. Cerita yang paling dominan adalah cerita yang berjenis mite sebagai penebal rasa emosi keagamaan dan kepercayaan. Cerita yang berjenis legenda dan dongeng mempunyai fungsi pendidikan dengan moral budi pekerti, sosial budaya, lingkungan hidup, dan sebagai sistem proyeksi khayalan dari kolektif masyarakat Kanekes. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah terpeliharanya beberapa tradisi lisan yang hidup dan berkembang dalam lingkungan masyarakat Kanekes. Lebih luas lagi nilai-nilai yang ada dalam tradisi lisan dapat dijadikan sebagai cerminan bagi generasi muda penerus bangsa. Hasil ini pula dapat dipergunakan sebagai bahan alternatif pengajaran apresiasi sastra Indonesia dan daerah terutama di Kabupaten Lebak.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan, Bahasa Indonesia, Masyarakat Kanekes, Tradisi Lisan
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-2
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 02 Oct 2020 19:56
Last Modified: 02 Oct 2020 19:56
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/55212

Actions (login required)

View Item View Item