KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MANAJEMEN MUTU SEKOLAH DASAR

Tjutju Yuniarsih, - (1996) KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MANAJEMEN MUTU SEKOLAH DASAR. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_ADPEND_9033294_chapter1.pdf

Download (758kB)
[img] Text
D_ADPEND_9033294_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_ADPEND_9033294_chapter3.pdf

Download (787kB)
[img] Text
D_ADPEND_9033294_chapter5.pdf

Download (526kB)
[img] Text
D_ADPEND_9033294_bibliography.pdf

Download (290kB)
[img] Text
D_ADPEND_9033294_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Sejalan daigan fokus masalah yang dikemukakan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi perilaku kepemimpinan KS dalam melaksanakan MM-SD. Nilai-nilai yang tercermin dari perilaku tersebut pada akhirnya akan membentuk profil kepemimpinan KS.Keberhasilan pendidikan di SD merupakan langkah awal yang baik untuk engantarkan lulusannya, agar bisa menampilkan keunggulan dirinya sebagai sosok yang tangguh, kreatif, mandiri, bertanggung jawab, dan profesional. Rendahnya mutu pendidikan di SD sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan di jenjang sekolah berikutnya dan bahkan akan berakibat buruk bagi mutu pendidikan nasional.Penelitian ini dilandasi oleh premise sebagai berikut:1.KS merupakan tenaga profesional yang berwenang untuk memajukan dan mengembangkan sekolah, sehingga mampu menghadapi suasana kompetitif. Ki Supriyoko (1997) menegaskan peran KS sebagai pemikir dan peigembang (brain power).2.Achmad Sanusi (1996) mengemukakan empat tahapan perkembang an sekolah, yaitu: self-identification stage, developing stage, stabilization stage, and maturity stage.3. MM merupakan proses yang berlangsung melalui program jangka panjang, dan bertujuan untuk mencapai customers and stake holders satisfaction. Dalam implementasinya berorientasi pada quality standard, zero defects, change, and continuous improvement.4.Output MM-SD dilihat dari prestasi sekolah secara keseluruhan, hubungan baik daigan masyarakat, kinerja personil, serta mutu proses dan hasil pembelajaran murid.Berdasarkan kajian1 teoritis, MM-SD mencakup delapan faktor strategis, terdiri dari: kepemimpinan KS, tenaga kependidikan, sarana/prasarana, manajemen keuangan, evaluasi kurikulum dan tujuan pengajaran, strategi dan policy, sistem organisasi, serta sistem informasi manajemen.Metode penelitian yang cocok untuk mengkaji masalah di atas ialah paidekatan kualitatif-naturalistik. Setiap komponen MM-SD dianalisis dan diinterpretasikan secara reduktif, agar memberikan makna yang mendalam. Lokasi paielitian mencakup enam SDN di Kotip Cimahi, yang mewakili klasifikasi: Baik, Sedang, dan Kurang.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perilaku kepemimpinan KS masih menunjukkan profil formalistik-birdkratik yang sangat kental, kecuali pada SD Baik, mulai tampak upaya untuk menciptakan etos keija yang berorientasi pada budaya mutu.Pergeseran profil kepemimpinan harus diawali oleh kebe-raman KS untuk bertindak tegas sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, serta didukung oleh keterbukaan dan kebersamaan dalam memberdayakan SDM.Berdasarkan temuan di atas, direkomendasikan agar KS menerapkan gaya kepemimpinan kontingensi dengan mengutamakan teknik partisipasi-interaktif Rekomendasi lain diarahkan untuk menggugah para peneliti lain, agar meneliti MMS dalam wilayah kajian yang lebih luas.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Perilaku Kepemimpinan, Mutu
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-3
Depositing User: Ridha Pratama Rusli
Date Deposited: 01 Dec 2020 06:53
Last Modified: 01 Dec 2020 06:53
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/55049

Actions (login required)

View Item View Item