REDESAIN STASIUN KERETA API KIARACONDONG KOTA BANDUNG

Andi Putra Wardani, - (2020) REDESAIN STASIUN KERETA API KIARACONDONG KOTA BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_TB_1301805_Title.pdf

Download (638kB)
[img] Text
S_TB_1301805_Chapter1.pdf

Download (997kB)
[img] Text
S_TB_1301805_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (8MB)
[img] Text
S_TB_1301805_Chapter3.pdf

Download (5MB)
[img] Text
S_TB_1301805_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (95kB)
[img] Text
S_TB_1301805_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (9MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan jasa transportasi. Kota Bandung sebagai ibukota provinsi Jawa Barat memiliki perkembangan yang cukup pesat sehingga menuntut adanya pelayanan jasa angkutan yang memadai. Salah satu sistem transportasi yang memiliki potensi tinggi sebagai angkutan massal yang cepat, aman, nyaman dan tepat waktu adalah kereta api. Kota Bandung telah memiliki sistem transportasi kereta api dan terdapat beberapa stasiun yang tersebar di berbagai lokasi, salah satunya adalah Stasiun Kiaracondong. Stasiun Kiaracondong merupakan stasiun besar kedua di Kota Bandung yang memiliki peran penting untuk pelayanan perjalanan kereta api kelas ekonomi yang tidak dapat ditampung oleh Stasiun Bandung. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah penumpang kereta api di Kota Bandung semakin meningkat sehingga beban pelayanan Stasiun Kiaracondong yang awalnya hanya melayani kereta api kelas ekonomi, saat ini bertambah melayani kereta api kelas bisnis dan eksekutif. Sejalan dengan rencana pemerintah yang akan membangun jalur ganda (double track) dan elektrifikasi jalur kereta api dari Padalarang hingga Cicalengka serta reaktivasi jalur kereta api Bandung – Ciwidey membuat perlu adanya peningkatan baik dimensi ruang serta fasilitas pelayanan pada Stasiun Kiaracondong. Proyek tugas akhir ini mengacu pada perbaikan desain Stasiun Kiaracondong untuk menghasilkan bangunan dengan pola sirkulasi penumpang yang efisien, dimensi ruang yang memadai, perletakan ruang yang sesuai serta pembagian zonasi dengan menekankan pada peningkatan kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang serta merespon rencana pembangunan pemerintah. Sirkulasi yang cepat dan efisien bagi penumpang sangat penting pada bangunan transportasi sehingga membutuhkan ruang dengan bebas kolom pembatas. Oleh karena itu, akan digunakan tema exposed structure untuk memanfaatkan dimensi struktur yang besar pada bentang bangunan yang lebar. Kata Kunci: Stasiun, Sirkulasi Penumpang, Exposed Structure. The increase of population and economic growth in Bandung City has further increased the public's need for transportation services. Bandung City as the capital of West Java province has a fairly rapid development, so it’s demanding an adequate transportation services. One of the transportation systems that has high potential as mass transportation that is fast, safe, comfortable and on time is the train. Bandung City already has a train transportation system and there were several stations scattered in various locations, one of them is Kiaracondong Station. Kiaracondong Station is the second major station in Bandung City which has an important role for economy class train travel services which Bandung Station cannot accommodate. Along with the times, the number of train passengers in Bandung City has increased so that the service load of Kiaracondong Station, which initially only served economy class trains, is now increasing to serve business and executive class trains. In line with the government's plan to build a double track and electrification of the railway line from Padalarang to Cicalengka and the reactivation of the Bandung - Ciwidey train line, it is necessary to increase both spatial dimensions and service facilities at Kiaracondong Station. This final project refers to the improvement of the Kiaracondong Station’s design to produce a building with an efficient passenger’s circulation pattern, adequate space dimensions, appropriate space placement and zoning with an emphasize on improving passenger’s comfort, security and safety and responding to government development plans. Fast and efficient circulation for passengers is very important in transportation buildings so that it requires space with free barrier columns. Therefore, the exposed structure theme will be used to take advantage of the large dimensions of the structure in a wide building span. Key Words: Station, Passenger’s Circulation, Exposed Structure

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Stasiun, Sirkulasi Penumpang, Exposed Structure
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
Depositing User: Andi Putra Wardani
Date Deposited: 02 Oct 2020 07:09
Last Modified: 02 Oct 2020 07:09
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/54952

Actions (login required)

View Item View Item