PENERAPAN MODEL PAIKEM DALAM PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK DI KELAS IV SDN MANDALAHERANG II KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG

Pratama, Afyuda Arie (2013) PENERAPAN MODEL PAIKEM DALAM PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK DI KELAS IV SDN MANDALAHERANG II KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-title.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-table_of_content.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-chapter1.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text
s_psgsd_penjas_0903286-chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (300kB)
[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-chapter3.pdf

Download (361kB) | Preview
[img] Text
s_psgsd_penjas_0903286-chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-chapter5.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_psgsd_penjas_0903286-bibliography.pdf

Download (158kB) | Preview
[img] Text
s_psgsd_penjas_0903286-appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (761kB)

Abstract

Berdasarkan observasi di lapangan, hasil tes praktek pembelajaran aktivitas ritmik di kelas IV SDN Mandalaherang II masih kurang maksimal. Berdasarkan hasil observasi awal diketahui dari 25 orang siswa, hanya 2 orang siswa (8%) yang sudah memenuhi criteria ketentuan minimal dan sebanyak 23 orang siswa (92%) belum mampu melakukan pembelajaran aktivitas ritmik terstruktur dengan baik. Adapun yang melatarbelakangi permasalahan tersebut adalah kurangnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran, sehingga siswa menjadi kurang termotivasi dan cenderung tidak berkembang pemahamannya akan pembelajaran aktivitas ritmik. Dari observasi peneliti menyimpulkan kurang antusasnya siswa dikarenakan guru cenderung mengemas pembelajaran yang menjenuhkan dan tanpa adanya aplikasi model yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur pelaksanaannya mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 4 langkah pada setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini tuntas dalam tiga siklus. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi kinerja guru dan aktivitas siswa, catatan lapangan, dan tes hasil belajar bola basket. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan yang dilakukan sebanyak tiga siklus, perencanaan pembelajaran mengalami peningkatan. Pada siklus I, perencanaan pembelajaran mencapai 65%, pada siklus II meningkat menjadi 70%, dan pada siklus III perolehan akhir mencapai 100%. Pada siklus I, kinerja guru mencapai 67%, pada siklus II meningkat menjadi 83%, dan pada pelaksanaan siklus III meningkat menjadi 96%. Peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran pembelajaran aktivitas ritmik melalui pembelajaranaktif, inovatif, kreatif, efektifdanmenyenangkan yang dilakukan sebanyak tiga siklus, mengalami peningkatan, pada siklus I mencapai 24% siswa berkategori baik dari jumlah keseluruhan siswa, pada siklus II meningkat menjadi 72%, dan pada pelaksanaan siklus III meningkat lagi menjadi 96%. Hasil belajar siswa tiap siklus mengalami peningkatan. Pada siklus I siswa yang tuntas mencapai7 orang atau 28% dari jumlah keseluruhan25 siswa, pada siklus II meningkat menjadi 17 siswa atau 68%, dan pada pelaksanaan siklus III meningkat lagi menjadi 24 orang atau 96%. Dengan demikian pembelajaran aktivitas ritmik melalui modifikasi pembelajaran dengan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Divisions: UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Depositing User: UPI Kampus Sumedang
Date Deposited: 22 Jan 2014 02:28
Last Modified: 22 Jan 2014 02:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/5485

Actions (login required)

View Item View Item