MENINGKATKAN GERAK DASAR PASSING KAKI BAGIAN DALAM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) DALAM PERMAINANSEPAK BOLA

Hindyana, Diky (2013) MENINGKATKAN GERAK DASAR PASSING KAKI BAGIAN DALAM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) DALAM PERMAINANSEPAK BOLA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_title.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_table_of_content.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_chapter1.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0903220_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (629kB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_chapter3.pdf

Download (605kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0903220_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_chapter5.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0903220_bibliography.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0903220_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Penelitian di kelas V SDN Cikondang III Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang.Dilatar belakangi oleh masih sangat rendahnya proses dan hasil pembelajaran sepak bola khususnya tentang gerak dasar passing kaki bagian dalam. Hal ini terjadi karena disaat proses pembelajaran siswa merasa jenuh karena guru kurang menerapkan model pembelajaran yang relevan sehingga siswa kurang termotivasi dalam melakukan pembelajaran gerak dasar passing kaki bagian dalam pada permainan sepak bola. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti temukan di lapangan, berdasarkan perencanaan pembelajaran hanya 46% dan kinerja guru hanya 46%. Aktivitas siswa hanya 21%, dan hasil belajar siswa hanya 31% dari 19 siswa.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) atau PTK. Masing-masing siklus mengacu pada model spiral Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang diterapkan sampai tiga siklus. Berdasarkan data hasil belajar siswa setelah melaksanakan tindakan siklus I, siklus II dan siklus III. Perencanaan pembelajaran Siklus I mencapai 68%, siklus II mencapai73%, dan siklus III mencapai 100%. Kinerja gurusiklus I mencapai 65%, siklus II mencapai 76%, dan siklus III mencapai 97%. Aktivitas siswa siklus I mencapai 32%, siklus II mencapai 79%, dan siklus III mencapai 95%. Hasil belajarsiklus I mencapai 63% dari 19 siswa, siklus II mencapai 74% dari 19 siswa dan siklus III mencapai 95% dari 19 siswa atau telah mencapai target ketuntasan belajar.Dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas di kelas V SDN Cikondang III Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang.Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Game Tournament).Dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran gerak dasar passing kaki bagian dalam pada permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN Cikondang III Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Divisions: UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Depositing User: UPI Kampus Sumedang
Date Deposited: 21 Jan 2014 09:14
Last Modified: 21 Jan 2014 09:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/5448

Actions (login required)

View Item View Item