TRADISI SALAMETAN OPAT BELASNA DI KASEPUHAN CIPTAGELAR KABUPATÉN SUKABUMI (ULIKAN SEMIOTIK)

Shidqi Rizqullah, - (2020) TRADISI SALAMETAN OPAT BELASNA DI KASEPUHAN CIPTAGELAR KABUPATÉN SUKABUMI (ULIKAN SEMIOTIK). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BD_1607731_Title.pdf

Download (627kB)
[img] Text
S_BD_1607731_Chapter1.pdf

Download (332kB)
[img] Text
S_BD_1607731_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (710kB)
[img] Text
S_BD_1607731_Chapter3.pdf

Download (796kB)
[img] Text
S_BD_1607731_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
[img] Text
S_BD_1607731_Chapter5.pdf

Download (391kB)
[img] Text
S_BD_1607731_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya olahan tradisional yang dibuat pada tradisi salametan Opat Belasna serta perlu didokumentasikan sebagai daftar olahan tradisional Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) maksud dan tujuan dilaksanakannya salametan Opat Belasna di Kasepuhan Ciptagelar; 2) susunan atau rangkaian kegiatan salametan Opat Belasna; 3) properti dan olahan yang mendukung keberlangsungan salametan Opat Belasna; 4) unsur semiotik yang terdapat pada salametan Opat Belasna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu seluruh kegiatan salametan Opat Belasna beserta para pelakunya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa salametan Opat Belasna merupakan tradisi ritus yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada tanggal 13 malam 14, yakni ketika posisi bulan sedang menerangi bumi. Rangkaian kegiatan ini disusun oleh pra kegiatan (menakar beras, mencuci beras, membuat tepung beras, menyiapkan properti kegiatan, membuat olahan, mendo’a sisihan, pertunjukan kesenian, masang), inti kegiatan (berlangsungnya salametan Opat Belasna, menyantap makanan, silaturahmi) dan pasca kegiatan. Properti yang digunakan dalam kegiatan ini adalah 45 properti di antaranya hawu, lisung, halu, kuluwung, dsb. Olahan yang disediakan yaitu rurujukan tujuh rupa, papais awug, papais polos dan papais eusi, papais tonggong kolot, papais pasung, papais unti, serta papais apem. Unsur semiotik yang terdapat pada salametan Opat Belasna yaitu 10 termasuk pada ikon, 12 termasuk pada indeks, dan 45 termasuk pada simbol. Dapat disimpulkan bahwa salametan Opat Belasna mempunyai nilai filosofi yang bisa dijadikan pegangan untuk masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-sehari. Kata kunci: olahan, properti, Salametan Opat Belasna. Abstract The background of this research is motivated by the existence of the processed food that made on a tradition of salametan Opat Belasna and need to be documented as the Sundanese processed food list. The aim of this research is to show 1) the purpose and objective of salametan Opat Belasna at Kasepuhan Ciptagelar, 2) the activities arrangement, 3) properties and dish that support the continuation, and 4) semiotic element found in salametan Opat Belasna. The method use in this research is descriptive method with qualitative approach. Technique used is observation, interview, and documentation. The source of data in this study is all activities of salametan Opat Belasna and all persons. For this research shows that salametan Opat Belasna is a rite tradition held monthly on the 13th the night of 14th, specifically when the moon illuminate the earth. The activities consist of pre activities (measuring rice, rinsing the rice, making rice flour, preparing properties, making dish, ngadu’a sisihan, performing arts, masang) main activities the whole on going activities of salametan Opat Belasna, savouring the dish, silaturahmi) a post activities. There are 45 properties used for this activitiess such as hawu, lisung, halu, kuluwung, etc. Dish provided are rurujukan tujuh rupa, papais awug, polos and eusi, tonggong kolot, pasung, unti, and apem. Semiotic element found in salametan Opat Belasna is 10 included icon, 12 included index, and 45 included symbol. So the conclusion is salametan Opat Belasna has philosophy value that can be used as a guide to live everyday life. Keywords: dish, properties, salametan Opat Belasna.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S BD SHI t-2020; NIM : 1607731
Uncontrolled Keywords: olahan, properti, Salametan Opat Belasna.
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan/Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah
Depositing User: Shidqi Rizqullah
Date Deposited: 04 Aug 2020 05:13
Last Modified: 04 Aug 2020 05:13
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/50070

Actions (login required)

View Item View Item