PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN KARTU KUARTET PADA MATERI KLASIFIKASI KOMODITAS HASIL PERTANIAN DAN PERIKANAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMKN 1 KUNINGAN

Maulidhiya Istiadah Tri Isdhiyani, - (2019) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN KARTU KUARTET PADA MATERI KLASIFIKASI KOMODITAS HASIL PERTANIAN DAN PERIKANAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMKN 1 KUNINGAN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PTA_1400744_Title.pdf

Download (214kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Table_of_content.pdf

Download (211kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Abstract.pdf

Download (425kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Chapter1.pdf

Download (304kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (463kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Chapter3.pdf

Download (563kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Chapter5.pdf

Download (184kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Bibliography.pdf

Download (292kB)
[img] Text
S_PTA_1400744_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan media power point masih berorientasi pada guru sebagai pemberi materi sedangkan peserta didik hanya penerima informasi, sehingga belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal. Upaya untuk meningkatkan hasil belajar adalah melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan permainan kartu kuartet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan dan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kartu kuartet dan yang menggunakan media power point. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan sampel penelitian siswa kelas X APHP 1 dan X APHP 2 SMK Negeri 1 Kuningan sebanyak 64 orang siswa dan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group. Pada desain ini, peneliti membandingkan kemampuan kognitif siswa dengan menggunakan nilai pretest dan posttest pada dua kelas dengan perlakuan yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian, sintak pembelajaran inkuiri terbimbing terlaksana seluruhnya dengan baik, kelas yang menggunakan kartu kuartet lebih bersemangat, lebih antusias, dan lebih aktif karena peserta didik senang dan bergembira saat bermain kartu kuartet, sedangkan pada kelas yang menggunakan media power point peserta didik cenderung lebih memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan permainan kartu kuartet dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih tinggi dibandingkan yang menggunakan media power point, dilihat dari nilai N-Gain kelas kartu kuartet sebesar 64,58% dan nilai N-Gain kelas power point sebesar 56,83%.; Guided inquiry learning model using power point media is still oriented to the teacher as the material giver while students are only recipients of information, so that they have not been able to improve students’ learning outcomes optimally. Efforts to improve learning outcomes are through the implementation of guided inquiry learning models using quartet card games. This study aims to determine the implementation and learning outcomes of students using guided inquiry learning models using quartet cards and those using power point media. The research method used was quasi-experimental with a sample of students of class X APHP 1 and X APHP 2 SMK Negeri 1 Kuningan as many as 64 students and used a nonequivalent control group research design. In this design, researchers compared the cognitive abilities of students using the pretest and posttest values in two classes with different treatments. Based on the results of the study, the syntax of guided inquiry learning was carried out entirely well, the class that used the quartet card was more enthusiastic, more enthusiastic, and more active because the students were happy and excited when playing quartet cards, whereas in the class using power point media students tended to pay attention to the material presented by the teacher. The use of a guided inquiry learning model using quartet card game can improve students’ learning outcomes higher than those using power point media, seen from the quartet card N-Gain value of 64,58% and the power point class N-Gain value of 56,83%.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S PTA MAU p-2019; Pembimbing : I. Sri Handayani, II. Mustika; NIM : 1400744
Uncontrolled Keywords: Inkuiri Terbimbing, Kartu Kuartet, Power Point, Hasil Belajar Kognitif.
Subjects: L Education > L Education (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri
Depositing User: Yayu Wulandari
Date Deposited: 15 May 2020 02:47
Last Modified: 15 May 2020 02:47
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/48715

Actions (login required)

View Item View Item