ANALISIS VERBA DASU SEBAGAI POLISEMI : KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF

Arini Wandari, - (2019) ANALISIS VERBA DASU SEBAGAI POLISEMI : KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_JEP_1400542_Title (1).pdf

Download (123kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Abstract (1).pdf

Download (80kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Table_of_content.pdf

Download (138kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Chapter1 (1).pdf

Download (179kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (687kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Chapter3 (1).pdf

Download (161kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (455kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Chapter5.pdf

Download (144kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Bibliography (1).pdf

Download (76kB)
[img] Text
S_JEP_1400542_Appendix (1).pdf

Download (337kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kosakata bahasa Jepang sering kali memiliki beberapa kekompleksan, salah satunya adalah kata yang memiliki arti banyak atau yang sering disebut dengan polisemi, salah satunya adalah verba dasu. polisemi adalah kata yang memiliki makna lebih dari satu, dan setiap makna tersebut ada hubungannya. Bagi pembelajar bahasa Jepang, pemahaman tentang polisemi sangatlah penting, karena dikhawatirkan akan mengalami kesalahan penerjemahan. Untuk mengatasi kekeliruan seperti itu, perlu dilakukannya penelitian mengenai polisemi dari verba dasu. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna dasar (kihon-gi), makna perluasan (tengi), dan hubungan antara makna dasar dan makna perluasan dengan menggunakan sudut pandang linguistik kognitif. Analisis hubungan antar makna verba dasu ini dideskripsikan dengan menggunakan 3 majas yaitu, metafora, metonimi, dan sinekdoke. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Dari analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa makna dasar yang dimiliki oleh verba dasu adalah① mengeluarkan (memindahkan sesuatu dari dalam ke luar). Sedangkan makna perluasannya adalah ②menjulurkan; ③menyajikan; ④pembayaran; ⑤mengirimkan; ⑥menyerahkan; ⑦menyuruh pergi; ⑧mengirim delegasi; ⑨mengendarai; ⑩mengeluarkan (sesuatu yang tersembunyi); ⑪memajang/memamerkan;⑫ memuat/menerbitkan;⑬ menyebutkan;⑭ membuka; ⑮memberi perintah; ⑯memberi jawaban; ⑰mengakibatkan; ⑱menunjukkan; menghasilkan. Dari hasil analisis hubungan antara makna dasar dan makna perluasan, yang mengalami perluasan secara metafora adalah ④,⑧,⑩,⑬,⑮,⑯,⑱ dan kata yang meluas secara metonimi adalah ②,③,⑤,⑥,⑦,⑨,⑪,⑫,⑭,⑰,⑲ namun tidak ditemukan kata yang meluas secara sinekdoke. ----- Japanese vocabulary often has several complexities, one of which is a word that has a lot of meaning or often referred to polysemy, one of them there is a verb called dasu. polysemy is a word that has more than one meaning, and each of these meanings connected by each other. For Japanese learners, understanding polysemy is very important, because it is feared that they will experience translation errors. To overcome such errors, it is necessary to carry out a research on polysemics from a verb called dasu. This study aims to find the basic meaning (kihon-gi), the expansion meaning (tengi), and the relation between basic meaning and expansion meaning by using a cognitive linguistic perspective. Analysis of the relation between the meanings of a verb called dasu is described by using 3 figure of speechs, namely, metaphor, metonymy, and sinekdoke. The method used in this research is descriptive research method From the analysis that has been done, it can be concluded that the basic meaning possessed by dasu verb is ①take or put something out (moving something from the inside out). While the expansion meaning is ②sticking out; ③present/serve; ④payment; ⑤send; ⑥submit; ⑦told to leave; ⑧send delegates; ⑨drive; ⑩issuing (something hidden); ⑪display/show off; ⑫load/publish;⑬ mention; ⑭open; ⑮give orders; ⑯give answers; ⑰cause; ⑱show; ⑲produce. From the results of the relation analysis between the basic meaning and the expansion meaning, which experienced a metaphorical expansion is ④,⑧,⑩,⑬,⑮,⑯,⑱ and words that expanded metonymy is ②,③,⑤,⑥,⑦,⑨,⑪,⑫,⑭,⑰,⑲ but no sinekdoke words were found

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Polisemi, Verba, Dasu, Linguistik Kognitif
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 26 Mar 2020 02:55
Last Modified: 26 Mar 2020 02:55
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/48142

Actions (login required)

View Item View Item