NEGOSIASI IDENTITAS PASANGAN BEDA ETNIS DALAM PENGASUHAN ANAK (Studi Kasus pada Pasangan Minangkabau dan Sunda di Kota Bandung)

Annisa Puspa Mega, - (2019) NEGOSIASI IDENTITAS PASANGAN BEDA ETNIS DALAM PENGASUHAN ANAK (Studi Kasus pada Pasangan Minangkabau dan Sunda di Kota Bandung). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IKOM_1403686_Title.pdf

Download (226kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Abstract.pdf

Download (126kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Table_of_content.pdf

Download (167kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Chapter1.pdf

Download (187kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (291kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Chapter3.pdf

Download (255kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Chapter5.pdf

Download (88kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Bibliography.pdf

Download (225kB)
[img] Text
S_IKOM_1403686_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: https://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses negosiasi identitas pasangan yang memiliki perbedaan latar belakang budaya dalam komunikasi antar pasangan dan pengasuhan anak. Penelitian terhadap pasangan beda budaya dalam pengasuhan anak ini penting dilakukan karena pasangan yang memiliki latar belakang budaya berbeda memiliki banyak tantangan dan melewati berbagai konflik dalam mempertahankan hubungan mereka karena perbedaan karakteristik dari budaya. Kedua, pengasuhan anak merupakan topik penting rumah tangga pasangan suami istri, terutama pada pasangan beda budaya. Terakhir, perlunya cara dalam proses negosiasi identitas bagi pasangan beda budaya dalam memilih identitas yang akan digunakan pada keluarga beda etnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada pasangan beda etnis yang terdiri dari etnis Minangkabau dan etnis Sunda di Kota Bandung. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi lapangan observasi. Dalam penelitian ini, peneliti mengeksplorasi negosiasi dalam segi nilai, artefak budaya, bahasa dan komunikasi, dan pola asuh anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pasangan Minangkabau-Sunda lebih memilih untuk menggunakan cara kompromi dalam menegosiasikan identitas yang mereka gunakan dalam keluarga, terutama dalam mengasuh anak. Namun adapun pasangan yang lebih memilih untuk mengikuti kepada salah satu budaya dari pasangan dan merelakan budayanya sendiri. Semua pasangan mempelajari budaya satu sama lain. Dalam pengasuhan anak, semua pasangan mengajarkan nilai dari kedua latar belakang budaya yang mereka miliki dan disertai dengan nilai agama. This research's goal is to explore the identity negotiation process of interethnic couples on how they communicate each other and parenting their children. Research on interethnic couple in parenting is important because the couples who have different cultural backgrounds have many challenges and go through various conflicts in maintaining their relationships because of differences in the characteristics of the culture. Second, parenting is an important topic for married couples, especially in intercultural couple. Finally, the need for a way in the process of identity negotiation for intercultural couples in choosing identities that will be used by families that have cultural difference. This study uses qualitative method with case study approach to interethnic couple from Minangkabau and Sundanese in Bandung City. The data was obtained by interview and observation the couples. In this research, the researcher did the exploration of negotiation in value side, artefact, culture, language, communication, and parenting system. The result shows in Minangkabau-Sundanese couples chose to compromise to negotiated their culture identity to be used in their family, especially in parenting their children. Beside that, there is a couple that made decisions to follow their partner’s style and culture. The couples learn each other’s culture. In parenting their children, they educate their children both culture value that they have and religion value.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No panggil : S IKOM ANN n-2019; Pembimbing : I. Cecep Darmawan, II. Eki Baihaki; NIM : 1403686
Uncontrolled Keywords: Negosiasi Identitas, Pengasuhan Antar Budaya, Negosiasi Identitas Pasangan Beda Etnis, Pasangan etnis Minangkabau-Sunda
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Yayu Wulandari
Date Deposited: 26 Mar 2020 02:42
Last Modified: 26 Mar 2020 02:42
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/48140

Actions (login required)

View Item View Item