PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DALAM BERPACARAN DI KAWASAN OBJEK WISATA SITU GEDE TASIKMALAYA

Hilmi Nurul Haq, - (2020) PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DALAM BERPACARAN DI KAWASAN OBJEK WISATA SITU GEDE TASIKMALAYA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1501817_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Chapter1.pdf

Download (241kB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (348kB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Chapter3.pdf

Download (299kB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (528kB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Chapter5.pdf

Download (120kB)
[img] Text
S_SOS_1501817_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (243kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sering terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja atau biasa disebut dengan kenakalan remaja. Salah satu bentuk kenakalan remaja yang umum terjadi adalah berpacaran. Perilaku remaja dalam berpacaran ini dianggap melanggar norma yang berlaku di masyarakat terlebih hal tersebut dilakukan di tempat wisata. Di kawasan objek wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya, kontrol sosial masyarakat masih dipertanyakan; objek wisata yang diperuntukkan menjadi tempat berlibur malah digunakan oleh remaja untuk melakukan perilaku menyimpang dalam berpacaran. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang remaja dalam berpacaran di kawasan objek wisata Situ Gede Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian ini adalah remaja yang berpacaran, ketua RW, petugas keamanan, dan masyarakat di sekitar kawasan wisata. Pemilihan informan dilakukan dengan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui data reduction, koding, data display, dan conclusion drawing verification. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Motivasi kebutuhan psikis remaja yang tidak diiringi oleh kontrol dari keluarga atau pihak yang berwenang lainnya menyebabkan perilaku remaja di Situ Gede tidak konformitas. (2) Gaya pacaran yang dilakukan oleh remaja di Situ Gede sudah termasuk kedalam gaya pacaran tidak sehat dan menyimpang baik seksual maupun sosial, karena mereka melakukan Kissing, Necking, dan Petting. (3) Kontrol sosial secara persuasif gagal dilakukan sehingga perlu adanya kontrol sosial secara koersif Kata kunci: Kenakalan Remaja, Pacaran, Perilaku Menyimpang, Remaja, Situ Gede   JUVENILE DELINQUENCY IN DATING AT SITU GEDE TASIKMALAYA TOURISM SITE Hilmi Nurul Haq 1501817 ABSTRACT This research is motivated by the frequent occurrence of deviant behavior carried out by adolescents or commonly referred to as juvenile delinquency. One common form of juvenile delinquency is dating. Adolescent behavior in dating is considered to violate the prevailing norms in society especially when it is done in tourist attractions. In the tourist area of Situ Gede in Tasikmalaya City, the social control of the community is still questioned; tourist attraction intended to be a vacation spot instead used by adolescents to deviate behavior in dating. Therefore this study aims to determine the deviant behavior of adolescents in dating in the tourist area of Situ Gede Tasikmalaya. This research uses a qualitative approach with a case study method. The informants of this study are teenagers who are dating, RW leaders, security officers, and the community around the tourist area. The selection of informants is done by snowball sampling. Data collected through observation, interviews, and study documentation. Data analysis was performed through data reduction, coding, data display, and conclusion drawing verification. The results of this study indicate that (1) Motivation of adolescent psychic needs that is not accompanied by control from family or other authorities causes adolescent behavior in Situ Gede not conformity. (2) Dating style done by teenagers in Situ Gede is included in the unhealthy and deviant dating style both sexually and socially, because they do Kissing, Necking, and Petting. (3) Persuasive social control fails to be implemented so there is a need for coercive social control. Keywords: Adolescence, Dating, Juvenile Delinquency, Situ Gede, Social Deviation

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Kenakalan Remaja,Pacaran,Perilaku Menyimpang,Remaja, Situ Gede
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Hilmi Nurul Haq
Date Deposited: 19 Feb 2020 04:05
Last Modified: 19 Feb 2020 04:05
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/46981

Actions (login required)

View Item View Item