POLA KOMUNIKASI KELUARGA MASYARAKAT ADAT DALAM MENANAMKAN NILAI KEARIFAN LOKAL : Studi Kasus pada Masyarakat Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi

Aditya Nugraha, - (2019) POLA KOMUNIKASI KELUARGA MASYARAKAT ADAT DALAM MENANAMKAN NILAI KEARIFAN LOKAL : Studi Kasus pada Masyarakat Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IKOM_1501230_Title.pdf

Download (517kB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Chapter1.pdf

Download (164kB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (320kB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Chapter3.pdf

Download (231kB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Chapter5.pdf

Download (136kB)
[img] Text
S_IKOM_1501230_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi keluarga masyarakat adat dalam upaya menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak yang dilakukan oleh keluarga Kampung Adat Cireundeu. Penelitian ini penting dilakukan karena bagaimana masyarakat adat mampu mempertahankan dan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anaknya sebagai generasi penerus di era globalisasi saat ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah Teori Pola Komunikasi Keluarga dari Devito (1986) dan Teori Sistem Keluarga dari Murray Bowen (1950). Desain penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini ialah keluarga masyarakat adat Cireundeu. Data penelitian menunjukan bahwa keluarga masyarakat adat Cireundeu sampai saat ini masih mampu mempertahankan dan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal secara turun-temurun kepada anaknya sebagai generasi berikutnya. Terdapat faktor persamaan, keterbukaan, dan kesetaraan dalam menanamkan serta menjalankan nilai-nilai kearifan lokal antara orangtua dengan anak namun sesuai dengan hak dan kewajibannya masing-masing. Faktor pendukung dalam menanamkan nilai kearifan lokal pada anak meliputi lingkungan Kampung Adat Cireundeu, keluarga, dan kesadaran diri individu. Adapun faktor penghambatnya disebabkan karena modernisasi dan penggunaan media komunikasi modern seperti handphone, internet, game online dan media sosial. Semua itu pengaruh dari adanya arus globalisasi karena Kampung Adat Cireundeu tidak menolak akan kemajuan zaman.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Pola Komunikasi Keluarga, Masyarakat Adat, Nilai Kearifan Lokal
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Aditya Nugraha
Date Deposited: 05 Feb 2020 07:25
Last Modified: 05 Feb 2020 07:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/46042

Actions (login required)

View Item View Item