TALITIAN SEBAGAI BENTUK MODAL SOSIAL PADA KELUARGA : Studi Deskriptif di Desa Sukasari-Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka

Ika Cartika, - (2018) TALITIAN SEBAGAI BENTUK MODAL SOSIAL PADA KELUARGA : Studi Deskriptif di Desa Sukasari-Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1407114_Title.pdf

Download (515kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Abstract.pdf

Download (283kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Table_of_Contents.pdf

Download (301kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Chapter1.pdf

Download (428kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (753kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Chapter3.pdf

Download (662kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Chapter5.pdf

Download (446kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Bibliography.pdf

Download (228kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (278kB)
[img] Text
S_SOS_1407114_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (276kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluarga miskin yang tinggal diwilayah pedesaan. Namun, berbeda dengan keluarga di Desa Sukasari Kidul, meskipun penghasilan rata-rata keluarga tidak begitu besar namun setiap kebutuhan keluarga dapat terpenuhi dengan baik, hal itu tercermin dari bangunan rumah tinggal masyarakatnya rata-rata baik. Keadaan ini mendorong peneliti tertarik mengetahui lebih dalam apa yang membuat mereka hidup sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai talitian sebagai bentuk modal sosial pada keluarga, dampak sosial ekonomi yang mengiringinya, serta hambatan dan upaya penyelesaiannya, sehingga sistem talitian tetap bertahan sampai sekarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Talitian terbentuk dan ditransmisikan melalui mekanisme tradisi dan religi. Gambaran umum talitian sebagai suatu pola gotong royong yang terorganisir dengan baik dimana didalamnya terdapat unsur-unsur modal sosial atau organisasi informal berupa kepercayaan (tidak adanya agunan), norma (berlaku norma informal dan sanksi sosial), dan jaringan sosial kerjasama (jaringan timbal balik dan pertukaran infromasi); (2) Talitian lebih berdampak positif pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat/keluarga terutama perihal pemenuhan kebutuhan (sandang, pangan dan papan), pendidikan dan hubungan sosial; (3) Hambatan dalam proses talitian terdiri dari hambatan dari dalam yang bersumber dari koordinator, anggota dan aturan talitian, serta hambatan yang bersumber dari luar seperti tidak tersedianya barang talitian, ketidaktahuan masyarakat luar akan sistem talitian, dan merebaknya lembaga yang memiliki fungsi yang sama dengan sistem talitian. Upaya yang dilakukan yaitu melakukan pinjaman,musyawarah, negosisasi, serta sosialisasi sistem.;---The background of this study is because there are a lot of family that lives in the village area. However, the families that lives in South Sukasari Village are different. Althoug their familly awerage income are not that big, however all of the family needs can be meet well, it can be seen from the residental home of the society that are good in average. This condition motivates the researcher to know more about what makes them live prosperously. The purpose of the study is to describe about the talitian as social capital in family, social economic impact that comes together, the obstacles and settlement efforts, so that the talitian system still survive until now. The research method that used in this study is qualitative approach with participant observation, in deprt interview and study documentation as data collection techniques. The result of this research is: (1) The talitian is formed and transmitted through the tradition and religion mechanism. General description of talitian as a mutual cooperation that well-organized, which contains social capital elements or informal organizations, such as belief (there is no collateral), norm (there are informal norm and sosial sanction), and social network cooperation (mutual network and information exchange); (2) The talitian gave impacts more positively on the social economic life of the society/familly, especially on their need fulfillment (clothing, food and housing), education and social relations; (3) The obtacles in the talitian process consist of the inside obstacle that orginates from the coordinator, the members and the talitian rules, and the outside obstacles, such as the unavailability of talitian goods, ignorance of people outside the community about the talitian system, the outbreak of institutions that has the same function with talitian system. The settlement efforts that conducted is the procurement of lending, discussion, negotiation, and system socialitation.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SOS IKA t-2018; Pembimbing : I. Encep Syarief, II. Siti Nurbayani; NIM. : 1407114.
Uncontrolled Keywords: Jaringan, Keluarga, Kepercayaan/trust, Norma, dan Talitian, Family, Norm, Talitian, and Trust.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 27 Jan 2020 03:38
Last Modified: 27 Jan 2020 03:38
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/45246

Actions (login required)

View Item View Item