MENGATASI BEBAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN JARINGAN TUMBUHAN DENGAN MENJAGA RETENSI INFORMASI MENGGUNAKAN TIME-BASED RESOURCE SHARING MODEL

Maya Amelia Febriani, - (2020) MENGATASI BEBAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN JARINGAN TUMBUHAN DENGAN MENJAGA RETENSI INFORMASI MENGGUNAKAN TIME-BASED RESOURCE SHARING MODEL. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_BIO_1707483_Title.pdf

Download (711kB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Chapter1.pdf

Download (444kB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Chapter3.pdf

Download (805kB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (947kB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Chapter5.pdf

Download (299kB)
[img] Text
T_BIO_1707483_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Salah satu upaya mencapai keberhasilan proses pembelajaran yaitu dengan mengurangi beban kognitif dalam memori kerja siswa. Memori kerja memiliki keterbatasan dalam menerima informasi tetapi dapat diatasi dengan Time-Based Resource Sharing Model (TBRS Model) dengan mempertahankan retensi informasi dan menyediakan prior knowladge dalam memroses informasi baru. Metode quasi eksperimen dipilih untuk mengetahui retensi informasi dan beban kognitif siswa dalam pembelajaran jaringan tumbuhan. Subjek penelitian terdiri dari 72 siswa kelas XI IPA di salah satu SMA Kabupaten Subang yang terbagi menjadi kelas kontrol dan eksperimen. Retensi informasi diukur menggunakan tes retensi level 1 & 2 cognitive system dari Marzano & Kendal (2007). Intrinsic cognitive load diukur menggunakan task complexity worksheet, extraneous cognitive load diukur menggunakan angket subjective rating scale, dan germane cognitive load diukur menggunakan level 2 dan 3 cognitive system Marzano & Kendal (2007). Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai tes retensi informasi siswa di kedua kelas mengalami kenaikan di setiap pertemuannya. Uji signifikansi retensi menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas kecuali pada tes awal konsep sel tumbuhan dan organ tumbuhan. Hasil korelasi antara komponen beban kognitif menunjukkan kelas eksperimen mengalami penurunan beban di setiap pertemuannya, sedangkan kelas kontrol cenderung stagnan. Dari hasil korelasi diketahui skema kognitif (HB) kelas eksperimen terbentuk dari kemampuan siswa dalam menerima dan mengolah informasi (MMI), sedangkan skema kognitif kelas kontrol terbentuk dari hasil usaha mentalnya (UM). Hasil uji signifikansi setiap komponen beban kognitif setiap pertemuan menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua kelas. Hal tersebut mengindikasikan TBRS model berpengaruh terhadap peningkatan information processing kelas eksperimen.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: retensi informasi, beban kognitif, time-based resource sharing model, jaringan tumbuhan
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Biologi S-2
Depositing User: Maya Amelia Febriani
Date Deposited: 19 Feb 2020 02:50
Last Modified: 19 Feb 2020 02:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/44735

Actions (login required)

View Item View Item