DETEKSI GEN Baccatin III 3-Amino 3-Phenylpropanoid SEBAGAI PENGHASIL TAXOL DARI KAPANG ENDOFIT KULIT BATANG SUMATRANAN YEW (Taxus sumatrana)

Silmi Qurrotu Aini, - (2018) DETEKSI GEN Baccatin III 3-Amino 3-Phenylpropanoid SEBAGAI PENGHASIL TAXOL DARI KAPANG ENDOFIT KULIT BATANG SUMATRANAN YEW (Taxus sumatrana). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BIO_1404290_Title.pdf

Download (293kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Abstract.pdf

Download (213kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Table_of_content.pdf

Download (217kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Chapter1.pdf

Download (237kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (433kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Chapter3.pdf

Download (418kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (648kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Chapter5.pdf

Download (137kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Bibliography.pdf

Download (260kB)
[img] Text
S_BIO_1404290_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (739kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kanker menjadi salah satu penyebab kematian paling tinggi di dunia. Salah satu senyawa alami antikanker yang memiliki efek samping paling ringan dibandingkan dengan zat antikanker lainnya adalah taxol. Hal ini yang mendasari Federal Drug Administration (FDA) menjadikan taxol sebagai obat standar dalam pengobatan semua jenis kanker. Taxol dihasilkan oleh tanaman Taxus yang memiliki fase regenerasi dan pertumbuhan sangat lambat. Kebutuhan dan permintaan taxol yang terus meningkat menyebabkan eksploitasi berlebih dan kelangkaan pada Taxus. Kapang endofit telah banyak ditemukan dapat mensintesis senyawa metabolit tanaman inangnya menjadi sebuah potensi yang dapat dijadikan sumber alternatif. Metode genomik dapat men-skrining keberadaan gen pensintesis taxol sehingga memudahkan proses identifikasi. Gen penanda yang digunakan adalah gen Baccatin III 3-Amino 3-Phenylpropanoid (BAPT) sebagai enzim kunci terakhir pensintesis taxol dan menjadi marka molekul paling akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen BAPT pada kapang endofit kulit batang T.sumatrana. Jenis Taxus ini adalah satu-satunya yang dapat ditemukan di Indonesia, tetapi belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber penghasil taxol. Penelitian dilakukan pada dua puluh kapang endofit yang berhasil diisolasi dari kulit batang T.sumatrana pada medium M1D, S7, dan PDA. Hasil skrining DNA kapang dengan metode PCR menunjukkan tiga isolat yang diduga memiliki gen BAPT. Validasi dilakukan melalui sikuensing menunjukkan hasil positif yang selasar pada ketiga isolat yaitu isolat A, X, dan AM dengan homologi 87% - 93%. Analisis bioinformatik mempresentasikan bahwa isolat A dan AM diduga sebagai jenis kapang endofit baru yang dapat mensintesis taxol. Penemuan ini dapat menjadi khazanah keilmuan baru bagi pengembangan penelitian taxol, khususnya yang bersumber dari kapang endofit T.sumatrana;---Cancer is the highest causes of death in the world. The natural source of anticancer that had low indication uses is taxol. This could be reason for Federal Drug Administration (FDA) to decided taxol as drug standard for any cancer therapy. Taxol sourced by genus Taxus which very long to took regeneration phase and growing time. Due to the rapid growing market, direct taxol extraction from bark tree cannot meet the market demand and caused high exploration of trees. Endophytic fungi have reported of ability synthesizing the same trees’ metabolite compound. It could be a potential new alternative way to get taxol. Genomic method to screen of taxol producing endophytic fungi. The BAPT gene, coded Baccatin III 3-Amino 3-Phenylpropanoid involved in the taxol biosynthetic pathway and has been used as a molecular marker to screening taxol producing endophytic fungi. This research aims to explore the BAPT gene from endophytic fungal of T. sumatrana bark. One of species Taxus that found in Indonesia and were not yet use for taxol source. The research have done to twenty fungal strain cultured in M1D, S7, and PDA media growth. The screening result showed three of them suspected BAPT gene. Sequencing showed the high homology, 87% - 93%. The positive suspected were fungal strain A, X, and AM. Bioinformatics analysis showedt hat straind A and AM were the novel endophytic fungal suspected could producing taxol. This result could be one of scientific literacy for novel source taxol research, especially from endophytic fungi of T.sumatrana.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BIO SIL D-2018; Nama Pembingbing : I. Any Fitriani II. Widi Purwaningsih; NIM : 1404290;
Uncontrolled Keywords: Kapang Endofit, Gen BAPT, T.sumatrana, Taxol, BAPT gene, Endophytic Fungal, Taxus sumatra, Taxol
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi
Depositing User: Ryan Taufiq Qurrohman
Date Deposited: 10 Jan 2020 07:22
Last Modified: 10 Jan 2020 07:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/44579

Actions (login required)

View Item View Item