ANALISIS ASPEK ALLTAGSLEBEN, GEOGRAPHIE, DAN KULTUR DALAM BUKU AJAR NETZWERK A1 SKRIPSI

Febi Intan Faridah, - (2018) ANALISIS ASPEK ALLTAGSLEBEN, GEOGRAPHIE, DAN KULTUR DALAM BUKU AJAR NETZWERK A1 SKRIPSI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_JRM_1300121_Title.pdf

Download (78kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Abstract.pdf

Download (271kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Table_of_content.pdf

Download (205kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Chapter1.pdf

Download (293kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Chapter2.pdf

Download (405kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Chapter3.pdf

Download (226kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Chapter4.pdf

Download (5MB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Chapter5.pdf

Download (209kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Bibliography.pdf

Download (270kB)
[img] Text
S_JRM_1300121_Abstract.pdf

Download (271kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa Jerman, pembelajar tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan berbahasa, namun harus mempelajari juga berbagai informasi mengenai negara dimana bahasa tersebut dijadikan sebagai bahasa ibu, hal ini dikenal sebagai Landeskunde. Landeskunde memiliki peranan penting dalam pembelajaran bahasa, karena setiap pembelajar bahasa Jerman diharapkan mampu berbahasa dengan baik dan benar, serta memiliki pengetahuan Landeskunde dari negara Jerman. Selain itu, pembelajar juga diharapkan dapat mengetahui tiga aspek penting yang terdapat dalam muatan Landeskunde seperti aspek Alltagsleben, Geographie dan Kultur, agar tercipta pemahaman budaya yang baik bagi pembelajar bahasa Jerman. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku ajar Netzwerk A1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian materi dari tiga aspek yaitu Alltagsleben, Geographie dan Kultur dalam buku ajar tersebut dan mengetahui apakah buku ajar Netzwerk A1 laik digunakan sebagai media ajar yang baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Melalui metode ini, data dikumpulkan, diklasifikasikan dan dianalisis berdasarkan teori “Stockholmer Kriterienkatalog” menurut Krumm (1985). Hasil penelitian dalam buku ajar “Netzwerk A1” menunjukkan, bahwa terdapat 20 bahasan mengenai materi muatan Landeksunde, sebanyak 70% dengan 14 bahasan merupakan klasifikasi aspek Alltagsleben (Kehidupan sehari-hari), 15% dengan 3 bahasan termasuk ke dalam aspek Geographie (Geografi), dan juga 15% dengan 3 bahasan diklasifikasikan ke dalam aspek Kultur (Kebudayaan). Selain itu, materi muatan Landeskunde disesuaikan berdasarkan kriteria-kriteria yang dijabarkan pada tiga aspeknya yang diambil. Dari ketiga aspek diatas, berdasarkan kriteria yang diungkapkan oleh Krumm mengenai aspek Landeskunde yaitu aspek Alltagsleben merupakan aspek yang paling banyak ditemukan dalam objek penelitian buku ajar “Netzwerk A1”. Tetapi pada aspek Geographie dan aspek Kultur sama-sama ditemukan paling sedikit. Hasil penelitian menunjukan bahwa, buku ajar “Netzwerk A1” ini sudah menjadi sumber belajar bahasa Jerman yang baik, namun akan lebih baik lagi apabila aspek-aspek lain yang terdapat dalam muatan Landeskunde diperbanyak serta dijelaskan secara lebih rinci dari segi pemaparan materi Landeskude dalam buku tersebut, ;---In learning German, learners are not only required to master language skills, but it also important to learn varios information about the country which the language is used as mother tounge. This ist known as Landeskunde. Landeskunde has an important role in language learning, because every German language learner is expected to be able to speak well and correctly and also have Landeskunde knowledge of the Germany. In addition, learners are also expected to be able to find out three important aspects that contained in the Landeskunde content such as the Alltagsleben, Geographie and Culture aspects, in order to create a good cultural understanding for German learners. The source of the data in this study is Netzwerk A1 textbook. The purpose of this study is to determine the suitability of the material from three aspects, namely Alltagsleben, Geographie and Culture in the textbook and to find out whether Netzwerk A1 textbooks are suitable for use as good teaching media. The method used in this study is descriptive analysis. Through this method, data is collected, classified and analyzed based on the theory of "Stockholmer Criticism of Criticism" according to Krumm (1985). The results of the research in the textbook "Netzwerk A1" show, that there are 20 topics about the Landeksunde content material, as much as 70% with 14 discussion is the Alltagsleben aspect classification (daily life), 15% with 3 topics included in the Geographie (Geography) aspect , and also 15% with 3 subjects classified into aspects of Culture (Culture). In addition, the Landeskunde content material is adjusted based on the criteria outlined in the three aspects taken. Of the three aspects above, based on the criteria expressed by Krumm regarding the aspect of Landeskunde, the aspect of Alltagsleben is the most common aspect found in the research object of the "Netzwerk A1" textbook. But the Geographie and Culture aspects were found the least. The results showed that the "Netzwerk A1" textbook has become a good German language learning resource, but it would be better if the other aspects contained in the Landeskunde content were reproduced and explained in more detail in the book.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggilan : S JRM FEB a-2018; Pembimbing : I. Putrasulung Baginda, II. Pepen Permana; NIM : 1300121.
Uncontrolled Keywords: ANALISIS ASPEK ALLTAGSLEBEN, GEOGRAPHIE, DAN KULTUR DALAM BUKU AJAR NETZWERK A1 SKRIPSI
Subjects: P Language and Literature > PD Germanic languages
P Language and Literature > PF West Germanic
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Ryan Taufiq Qurrohman
Date Deposited: 10 Jan 2020 07:22
Last Modified: 10 Jan 2020 07:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/44567

Actions (login required)

View Item View Item