PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA SETELAH DITERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN LEVEL OF INQUIRY

Hidayat, Rahmat (2013) PROFIL KEMAMPUAN BERINKUIRI SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA SETELAH DITERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN LEVEL OF INQUIRY. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Title.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Abstract.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Table_of_Content.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Chapter1.pdf

Download (395kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0805425_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (457kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Chapter3.pdf

Download (562kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0805425_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (449kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Chapter5.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0805425_Bibliography.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0805425_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (221kB)

Abstract

Masih banyak guru mengajar dengan menggunakan metode ceramah, dampaknya kemampuan-kemampuan yang diajarkan pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri tidak dilatihkan. Hal ini tidak sejalan dengan upaya BSNP (2006) untuk menyajikan pembelajaran Fisika sebagai produk dan proses penemuan dengan dilaksanakannya inkuiri ilmiah. Dari permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran level of inquiry untuk memetakan kemampuan berinkuiri siswa dan hasil belajar siswa yang terlihat pada setiap level inkuirinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperiment sedangkan desain penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan dilakukan dengan menggunakan instrument tes dan lembar observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian yang dilakukan pada 36 siswa, menunjukan kemampuan berinkuiri siswa setelah diterapkan model level of inquiry berada pada kategori kurang terampil dengan nilai IPK sebesar 36,62%. Kemampuan berinkuiri siswa yang terlihat pada level discovery learning sebesar 51,08%. Kemampuan berinkuiri siswa yang terlihat pada level interactive demonstration sebesar 28,7%. Kemampuan berinkuiri siswa yang terlihat pada level inquiry lesson sebesar 40.59%. Kemampuan berinkuiri siswa yang terlihat pada level inquiry lab sebesar 26,16%. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa pada ranah kognitif secara keseluruhan setelah diterapkan model pembelajaran level of inquiry meningkat dengan nilai <g> 0,53 dengan kategori sedang (Hake, 1998). Nilai IPK hasil belajar siswa pada aspek afektif selama proses pembelajaran berada pada kategori cukup terampil sebesar 69%. Sedangkan nilai IPK hasil belajar siswa pada aspek psikomotor selama proses pembelajaran berada pada kategori cukup terampil sebesar 62,33%. Berdasarkan analisis data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran level of inquiry kita dapat melatihkan kemampuan berinkuiri siswa, hasil belajar siswa pada ranah afektif, dan hasil belajar siswa pada ranah psikomotor. Kata kunci: Model Pembelajaran Level of Inquiry, Kemampuan berinkuiri siswa, Hasil belajar Siswa.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Pendidikan Fisika
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Pendidikan Fisika
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 23 Dec 2013 03:16
Last Modified: 23 Dec 2013 03:16
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/4400

Actions (login required)

View Item View Item