Implikasi Peranan Paralegal Terhadap Penanggulangan Berita Bohong (Hoax) Sebagai Bentuk Civic Engagement

Mohamad Randy Isman, - (2019) Implikasi Peranan Paralegal Terhadap Penanggulangan Berita Bohong (Hoax) Sebagai Bentuk Civic Engagement. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PKN_1505112_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Chapter1.pdf

Download (200kB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (434kB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Chapter3.pdf

Download (341kB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (422kB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Chapter5.pdf

Download (186kB)
[img] Text
S_PKN_1505112_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (485kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Berita bohong adalah permasalahan yang terjadi disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kebenaran suatu berita dan kurangnya kesadaran hukum. Mahasiswa sebagai seorang paralegal memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan dan pemahaman bagi masyarakat untuk menanggulangi berita bohong sebagai bentuk partisipasi warga negara dan civic engagement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari mahasiswa dan dosen Departemen Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS UPI dan Jabar Saber Hoax. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara kompetensi keilmuan mahasiswa layak dikategorikan sebagai seorang paralegal namun dalam praktiknya masih kurang sadar akan kedudukannya sebagai paralegal; 2) belum terlihat ada bentuk implementasi terhadap penanggulangan berita bohong yang dilakukan mahasiswa sebagai paralegal; 3) kendala implementasi penanggulangan berita bohong adalah kurangnya literasi mahasiswa terhadap permasalahan terkait, kurangnya kesadaran untuk menanggulangi berita bohong; 4) solusi dalam permasalahan ini adalah peningkatan literasi media dan penegakan aturan yang berlaku. Hoax is caused by lack of undertanding of the truth of the news and lack of legal awareness. College students as paralegals have an obligation to provide education for the community to tackle the hoax as a form of civic engagement. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The objects of study are students and lectures of Civic Education Department of Universitas Pendidikan Indonesia, and Jabar Saber Hoax’s staff. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation studie. The results indicate that (1)students are categorized as eligable as paralegal but still not aware of their position; (2) there is no implementation of hoax prevention that carried out by students; (3) the problem is the lack of student literacy for hoax, and lack of awareness to overcomes hoax; (4)the solution is to increase media literacy and enforce applicable rules about hoax.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Paralegal, Berita Bohong, Civic Engagement.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Kewarganegaraan
Depositing User: Mohamad Randy Isman
Date Deposited: 29 Apr 2020 10:04
Last Modified: 29 Apr 2020 10:04
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/42717

Actions (login required)

View Item View Item